SETIANEWS Berita Bola Terkini Situs Setiawd

SETIAWD

Rennes Pecat Habib Beye setelah Empat Kekalahan Beruntun, Tantangan Kian Berat Jelang Hadapi PSG

 

Setianews Rennes resmi mengakhiri masa kerja Habib Beye setelah rentetan empat kekalahan beruntun, keputusan yang diambil hanya beberapa hari sebelum mereka menghadapi juara bertahan Paris Saint-Germain. Klub Ligue 1 asal Brittany itu mengumumkan telah memulai prosedur pemutusan kerja terhadap Beye dan menunjuk pelatih tim cadangan, Sebastien Tambouret, sebagai pelatih sementara. Langkah cepat ini menandai titik balik penting bagi musim Rennes yang sejauh ini penuh naik turun, meski posisi mereka di klasemen masih menjanjikan.

Meski tengah diterpa hasil buruk, Rennes tetap bertahan di peringkat keenam Ligue 1, posisi yang menjaga peluang tampil di kompetisi Eropa musim depan. Namun jarak aman itu menipis: lima tim di belakang mereka kini hanya terpaut satu kemenangan, membuat setiap laga sisa menjadi krusial. Momentum negatif bermula pada awal Januari dan berkembang menjadi empat kekalahan beruntun di semua ajang, termasuk tersingkir dari Piala Prancis setelah takluk 0-3 dari Marseille. Rangkaian hasil tersebut menambah tekanan pada manajemen untuk mengambil keputusan tegas demi mencegah kemerosotan lebih jauh.

Beye diangkat pada Januari 2025 ketika Rennes berada di posisi ke-16—zona play-off degradasi—dan berhasil mengangkat performa tim secara signifikan hingga kembali kompetitif di papan tengah atas. Namun masa baktinya berakhir pada laga ke-39, menunjukkan betapa tipisnya batas antara kemajuan jangka pendek dan tuntutan stabilitas hasil di level teratas. Meski catatan peningkatan tidak bisa diabaikan, manajemen memilih bertindak cepat melihat tren kekalahan yang berlarut serta kalender pertandingan yang kian menantang.

Dinamika skuad juga menjadi sorotan. Dalam sepekan terakhir, Rennes melepas penyerang muda berbakat Mohamed Kader Meite ke Al-Hilal dengan nilai sekitar 30 juta euro. Selain itu, mereka telah mencapai kesepakatan untuk menjual bek berusia 20 tahun, Jeremy Jacquet, ke Liverpool dengan nilai hingga 60 juta pound pada akhir musim. Dua transaksi besar ini menunjukkan keseimbangan sulit antara strategi finansial klub dan kebutuhan menjaga kedalaman skuad di tengah persaingan ketat Ligue 1. Bagi pelatih mana pun, kehilangan talenta utama di momen genting akan menuntut penyesuaian taktik dan rotasi yang lebih cermat.

Penunjukan Tambouret sebagai pelatih sementara memberi Rennes jalan cepat menuju stabilisasi ruang ganti dan pola permainan menjelang duel kontra PSG. Efek pelatih baru kerap menjadi harapan jangka pendek untuk membangkitkan energi, disiplin, dan kepercayaan diri, khususnya setelah fase negatif berkepanjangan. Tantangannya jelas: memperbaiki organisasi pertahanan, memaksimalkan peluang di depan gawang, serta mengembalikan intensitas yang sempat menjadi ciri perbaikan di era awal Beye.

Di sisi lain, rekam jejak Beye tetap mencatatkan catatan positif di awal karier kepelatihannya. Sebelum menangani Rennes, ia menghabiskan tiga tahun di Red Star, klub historis asal Paris, dan sukses membawa mereka promosi ke Ligue 2 pada 2024. Lompatan ke kursi panas Ligue 1 memperlihatkan potensi dan ambisinya, meski akhirnya terbentur tuntutan hasil konsisten di kompetisi yang sangat kompetitif.

Bagi Rennes, prioritas jangka pendeknya jelas: mengamankan kembali laju poin untuk mempertahankan zona Eropa, meminimalkan dampak dari perombakan skuad, dan memastikan transisi yang mulus di bawah komando sementara Tambouret. Keputusan mengenai pelatih tetap belum diumumkan, namun arah klub dalam beberapa pekan ke depan—terutama performa melawan tim-tim papan atas—akan sangat menentukan peta jalan proyek olahraga mereka. Di tengah persaingan yang kian rapat dan jadwal yang padat, setiap detail taktis, kebugaran pemain, serta ketenangan dalam momen krusial dapat menjadi pembeda antara finis kompetitif di enam besar atau terseret ke tengah kerumunan.

HOT NEWS

TRENDING

Osimhen dan Baris Yilmaz Padamkan Kebangkitan 10 Pemain Juventus, Galatasaray Kunci Tiket…

Malam Milik Sorloth: Hat-trick Sensasional Antar Atletico Lumat Club Brugge 4-1 dan…

Malam Tanpa Gol, Penuh Makna: Leverkusen Amankan Tiket 16 Besar Usai Tahan…

Eze dan Gyökeres Mengoyak Tottenham: Arsenal Kembali Menggertak di Puncak, Derby London…

PSG Rebut Takhta Lagi: Doué-Barcola Menggeliat, Monaco Balikkan Lens dan Buka Jalan…

Scroll to Top