SETIAWD
Swiss Taklukkan Kanada dan Rebut Puncak Grup B dalam Laga Menegangkan di Vancouver
Setianews – Swiss menutup fase grup Piala Dunia dengan cara yang meyakinkan setelah menundukkan tuan rumah bersama, Kanada, dengan skor 2-1 pada laga penentuan di Vancouver, Rabu. Kemenangan itu membawa Swiss ke puncak Grup B dengan koleksi tujuh poin sekaligus memastikan langkah mereka ke babak gugur, sementara Kanada tetap melangkah ke babak 32 besar untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka meski harus puas finis di posisi kedua, tertinggal tiga poin dari lawannya.
Pertemuan dua tim teratas grup ini sejak awal memang sudah dipenuhi tensi tinggi. Swiss dan Kanada sama-sama memahami bahwa kemenangan bukan hanya berarti tiket ke fase berikutnya, tetapi juga status juara grup yang secara teori menawarkan jalur yang lebih ringan di babak gugur. Dalam atmosfer penuh tekanan di BC Place, kedua tim kemudian memainkan laga yang hidup, terbuka, dan sarat momen penting, sebelum akhirnya Swiss tampil lebih efektif pada babak kedua lewat Ruben Vargas dan Johan Manzambi.
Sebelum pertandingan dimulai, suasana stadion lebih dulu diselimuti emosi ketika gelandang Kanada, Ismael Kone, memasuki lapangan dengan kursi roda. Ia mengalami patah kaki dalam kemenangan telak 6-0 Kanada atas Qatar pada pekan lalu. Kehadirannya disambut tepuk tangan meriah para penonton, menjadi salah satu momen yang langsung menyatukan stadion sebelum pertandingan besar itu benar-benar dimulai.
Begitu laga berjalan, Swiss tidak membutuhkan waktu lama untuk menunjukkan ancamannya. Baru 10 menit pertandingan berlangsung, Breel Embolo memperoleh peluang emas untuk membawa timnya unggul. Namun, penyelesaian akhirnya belum maksimal karena tendangannya mengarah tepat ke penjaga gawang. Bola muntah sempat disambar Johan Manzambi, tetapi upayanya juga belum membuahkan hasil setelah mengenai dada seorang pemain bertahan Kanada. Peluang itu menjadi penanda bahwa Swiss datang bukan sekadar untuk menjaga hasil, melainkan untuk merebut posisi teratas.
Kanada tidak tinggal diam. Dukungan publik Vancouver membuat mereka tetap berani menyerang dan mencari celah dari permainan Swiss. Peluang besar pertama mereka hadir setelah laga melewati setengah jam, ketika striker Cyle Larin menusuk ke dalam dengan kaki kanan sebelum mencoba melepaskan tembakan melengkung melewati Gregor Kobel. Upaya itu belum berbuah gol, tetapi cukup menunjukkan ancaman nyata dari tuan rumah.
Menjelang turun minum, Kobel kembali dipaksa bekerja keras. Kali ini Ali Ahmed mencoba menguji kewaspadaannya lewat tembakan ke tiang dekat. Kiper Swiss itu menjatuhkan diri ke sisi kanan untuk menepis bola dan memastikan skor tetap imbang. Babak pertama pun berakhir tanpa gol, tetapi jalannya pertandingan sama sekali tidak terasa datar. Kedua tim tampil agresif, saling memberi tekanan, dan membuat duel penentu puncak klasemen ini tetap terbuka ke segala kemungkinan.
Selepas jeda, pertandingan segera berubah arah. Hanya beberapa detik setelah babak kedua dimulai, Swiss memecah kebuntuan lewat Ruben Vargas. Proses gol itu berawal dari umpan sederhana di sepanjang sisi lapangan yang membebaskan Manzambi. Dari kanan, ia mengirim umpan silang yang melintas melewati semua pemain di depan gawang hingga bola sampai ke tiang jauh. Vargas muncul tanpa kawalan berarti, mengontrol bola dengan sentuhan pertama yang sangat baik, lalu menuntaskannya melewati Maxime Crepeau untuk membawa Swiss unggul 1-0.
Gol tersebut membuat Swiss semakin percaya diri. Mereka tampak lebih tenang dalam menguasai permainan, sementara Kanada dipaksa mengejar ritme laga yang mendadak meningkat. Tidak lama berselang, Swiss kembali menghukum lawannya. Pada menit ke-57, Johan Manzambi menambah keunggulan menjadi 2-0 sekaligus melengkapi penampilan impresifnya. Gol ketiganya di turnamen ini lahir setelah permainan penguasaan bola yang rapi di tepi kotak penalti, dengan Embolo berperan dalam membangun serangan. Dalam situasi itu, kesalahan penjaga gawang memberi ruang bagi Manzambi untuk melepaskan tembakan kaki kanan yang berujung gol.
Dalam posisi tertinggal dua gol, pelatih Kanada Jesse Marsch segera bereaksi. Ia melakukan tiga pergantian pemain, termasuk memasukkan gelandang LAFC, Stephen Eustaquio, untuk memberi energi baru dan menambah kendali permainan di lini tengah. Kanada pun meningkatkan tekanan demi mencari jalan kembali ke pertandingan.
Usaha tuan rumah sempat mendekati hasil ketika Jonathan David, yang sebelumnya mencetak hat-trick pada laga terakhir Kanada, menunjukkan kualitasnya di kotak penalti Swiss. Ia berputar cepat dan melepaskan tembakan ke arah gawang saat Kanada mulai meningkatkan intensitas serangan mereka menjelang jeda minum kedua. Namun peluang itu digagalkan oleh Nico Elvedi, yang melakukan blok penting untuk menjaga keunggulan Swiss tetap aman.
Harapan Kanada akhirnya benar-benar muncul beberapa saat setelah jeda tiga menit ketika Promise David, yang baru masuk ke lapangan, mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan. Ia berhasil menjangkau bola indah kiriman Nathan Saliba dan mengubah skor menjadi 2-1. Gol itu langsung mengubah suasana laga. Yang semula tampak mulai mengarah nyaman untuk Swiss, seketika berubah menjadi ujian ketahanan di menit-menit akhir. Bagi Kanada, satu gol lagi bukan hanya berarti menyamakan kedudukan, tetapi juga memastikan mereka lolos sebagai juara grup.
Sisa pertandingan pun berlangsung dalam tensi tinggi. Kanada menekan, memanfaatkan setiap situasi bola mati, dan beberapa kali nyaris menciptakan ancaman serius lewat tendangan bebas pada fase klimaks pertandingan. Stadion hidup oleh harapan, sementara Swiss dipaksa bertahan dengan disiplin untuk melindungi keunggulan tipis mereka. Dalam tekanan yang terus meningkat, Swiss tetap mampu menjaga organisasi permainan dan menahan gempuran hingga peluit akhir dibunyikan.
Kemenangan 2-1 ini memastikan Swiss finis sebagai pemuncak Grup B dengan tujuh poin. Mereka akan menghadapi salah satu tim peringkat ketiga terbaik pada pekan depan. Di sisi lain, Kanada memang gagal mengunci posisi puncak di hadapan pendukung sendiri, tetapi tetap mencatat pencapaian bersejarah dengan mencapai babak 32 besar untuk pertama kalinya. Mereka akan menghadapi runner-up Grup A pada hari Minggu di Los Angeles.
Hasil ini juga menambah makna tersendiri bagi perjalanan Kanada di turnamen ini. Sebelum edisi 2026, Amerika Utara belum pernah memenangkan pertandingan di putaran final Piala Dunia. Kini, meski langkah mereka dari fase grup berakhir sebagai runner-up, Kanada tetap menandai keikutsertaan kali ini dengan capaian yang belum pernah mereka raih sebelumnya.
Di laga lain Grup B, Bosnia-Herzegovina mengamankan posisi ketiga berkat kemenangan 3-1 atas Qatar. Mereka kini harus menunggu dengan cemas untuk mengetahui apakah empat poin yang dikumpulkan cukup untuk memperpanjang kiprah mereka di Piala Dunia. Namun pada malam di Vancouver ini, sorotan utama tetap tertuju pada Swiss yang tampil efisien pada momen-momen krusial, dan pada Kanada yang kalah dengan perlawanan keras sebelum akhirnya harus menyerahkan puncak klasemen kepada lawannya.
-
30 Aug 2026Chelsea Datangkan Emiliano Martinez dari Aston Villa dengan Kontrak Tiga Tahun
-
30 Aug 2026Messi Menggila dengan Empat Gol, Inter Miami Hancurkan Montreal 7-1
-
29 Aug 2026Omar Marmoush Resmi Menjadi Senjata Baru Tottenham dalam Proyek Roberto De Zerbi
-
29 Aug 2026Raphinha dan Fermin Lopez Antar Barcelona Menang 2-0 di Camp Nou
-
21 Aug 2026Bruno Guimaraes Diragukan Tampil saat Arsenal Buka Liga Premier Kontra Coventry City
-
20 Aug 2026Menang 2-0 atas Málaga, Atlético Masih Mencari Jawaban di Tengah Absennya Álvarez
-
20 Aug 2026Richard Masters Dorong Kandidat Pemersatu di Tengah Ujian Tata Kelola FIFA
-
13 Aug 2026Romelu Lukaku Resmi Berlabuh di Fenerbahce, Siap Menghidupkan Ambisi Istanbul
-
13 Aug 2026Xavi Memimpin Oranje: Ikatan Sepak Bola Belanda Membawanya ke Timnas
-
13 Aug 2026Arsenal Datangkan Bruno Guimaraes dari Newcastle dalam Transfer Senilai Dilaporkan £75 Juta
HOT NEWS
TRENDING
SETIAWD Chelsea Datangkan Emiliano Martinez dari Aston Villa dengan Kontrak Tiga Tahun Setianews – Chelsea resmi merekrut kiper Emiliano “Dibu”…
SETIAWD Bruno Guimaraes Diragukan Tampil saat Arsenal Buka Liga Premier Kontra Coventry City Setianews – Arsenal bersiap mengawali Liga…
SETIAWD Arsenal Datangkan Bruno Guimaraes dari Newcastle dalam Transfer Senilai Dilaporkan £75 Juta Setianews – Juara Liga Premier Arsenal…
SETIAWD Chelsea Resmi Rekrut Valentin Barco hingga 2033, Tambah Kekuatan Baru Jelang Musim Baru Setianews – Chelsea resmi merekrut…
SETIAWD Iraola Redakan Kekhawatiran Cedera Frimpong usai Liverpool Tumbang dari Leeds Setianews – Manajer Liverpool Andoni Iraola berupaya meredakan…
-
Chevalier Bersinar, PSG Tumbangkan Marseille untuk Angkat Trofi Champions Prancis
-
Fulham Tundukkan Chelsea 10 Pemain di Craven Cottage: Era Rosenior Dimulai dengan Pahit dari Tribun Penonton
-
Dua Gol Sesko Tak Selamatkan United: Era Pascapemecatan Amorim Dimulai dengan Hasil Imbang Pahit di Markas Burnley
-
Diallo Menyala, Gajah Perkasa: Pantai Gading Libas Burkina Faso 3-0 dan Tantang Mesir di Perempat Final
-
Ikone Membungkam Parc des Princes: Paris FC Singkirkan PSG, Derby Paris Hadirkan Kejutan Besar di Coupe de France
-
Torino Tikam Roma di Menit 90, Giallorossi Tersingkir 2-3 dari Coppa Italia
-
Maroko Libas Nigeria Lewat Drama Adu Penalti untuk Tembus Final Piala Afrika
-
City Dekati Marc Guehi: Kesepakatan Prinsip Disepakati di Tengah Krisis Pertahanan
-
Kembali ke Oranje: Van Nistelrooy Siap Asah Tajam Belanda Menuju Piala Dunia 2026
-
Kane Pimpin Kebangkitan: Bayern Lumat Leipzig 5-1, Rekor Menggunung dan Jarak 11 Poin Terjaga
-
Ulangan Final yang Membara: Chelsea Menjamu Manchester United di Babak Kelima Piala FA Wanita
-
Finalissima 2026 di Lusail: Tiket Spanyol vs Argentina Mulai Dijual 25 Februari, Qatar Gelar Pesta Sepak Bola Sepekan
-
Salah Kembali, Liverpool Lumat Marseille 3-0
-
Tiga Menit Ajaib Kane, Bayern 10 Pemain Melaju ke 16 Besar Liga Champions
-
Carrick Tetap Membumi: Euforia Derby Diredam, United Menatap Ujian Berat di Markas Arsenal
-
Drama di Emirates: Roket Cunha Guncang Arsenal, Perebutan Gelar Kian Memanas
-
Delapan Sempurna: Arsenal Sapu Bersih Fase Liga Champions, Kunci Puncak Klasemen Usai Tundukkan Kairat 3-2
-
City Bangkit di Etihad: Marmoush–Semenyo Antar Kemenangan, Tekanan ke Arsenal Meningkat
-
Trubin Menanduk Mimpi Madrid: Benfica Libas 4-2, Arbeloa Didorong ke Jalur Play-off Liga Champions
-
Blatter Dukung Seruan Fans Hindari Piala Dunia di AS, Isu Keamanan Memanas