SETIANEWS Berita Bola Terkini Situs Setiawd

SETIAWD

Messi Cetak Gol ke-930, Inter Miami Tetap Gagal Menutup Laga Kontra San Diego dengan Kemenangan

 

Setianews – Inter Miami kembali harus menelan kekecewaan setelah bermain imbang 2-2 melawan San Diego dalam pertandingan Major League Soccer (MLS) di Florida pada Minggu. Tim yang diperkuat Lionel Messi itu sebenarnya dua kali menunjukkan respons terhadap tekanan pertandingan dan sempat berada di ambang kemenangan. Namun, gol kedua Anders Dreyer untuk San Diego pada fase akhir laga membuat Miami hanya membawa pulang satu poin dari pertandingan yang berlangsung sengit.

Hasil tersebut memperpanjang rangkaian performa yang kurang meyakinkan bagi Inter Miami. Mereka kini hanya mencatatkan satu kemenangan dalam sembilan pertandingan MLS terakhir. Catatan itu membuat posisi mereka semakin berat dalam persaingan di papan klasemen. Miami tertinggal 11 poin dari Nashville yang berada di puncak, sementara musim reguler masih menyisakan delapan pertandingan.

San Diego memulai pertandingan dengan efektif dan mampu membuat tuan rumah tertinggal lebih dahulu. Pada menit ke-12, Anders Dreyer memanfaatkan umpan terobosan apik dari rekan senegaranya, Jeppe Tverskov. Penyerang asal Denmark itu menerima bola dalam posisi yang menguntungkan, lalu menyelesaikan peluang dengan tenang. Dreyer melambungkan bola melewati kiper Miami, Dayne St. Clair, untuk membawa tim tamu unggul.

Gol awal itu memaksa Inter Miami meningkatkan tekanan. Tuan rumah kemudian berusaha menguasai jalannya permainan dan menekan pertahanan San Diego dengan lebih intens. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-24 ketika Messi mencetak gol penyama kedudukan. Gol itu menjadi gol ke-101 Messi untuk klub serta gol ke-930 sepanjang kariernya.

Messi menyamakan skor melalui tembakan melengkung dari tepi kotak penalti. Tendangan bebas pemain asal Argentina itu dilepaskan dengan arah tajam, menembus kerumunan pemain di depan gawang San Diego. Bola sempat mengenai sisi dalam tiang sebelum akhirnya masuk ke jala. Gol tersebut mengembalikan Miami ke dalam pertandingan dan mengubah momentum setelah mereka tertinggal pada awal laga.

Setelah kedudukan menjadi imbang, Inter Miami terus mendominasi penguasaan bola dan wilayah permainan. Mereka berulang kali mencoba membuka ruang di pertahanan San Diego yang tetap disiplin menghadapi tekanan. Messi menjadi salah satu pemain yang aktif menciptakan ancaman, sementara Luis Suarez dan Rodrigo De Paul juga mendapatkan peluang emas dalam usaha membawa Miami berbalik unggul.

Meski penguasaan permainan lebih banyak berada di pihak tuan rumah, pertahanan San Diego sulit ditembus. Serangan Miami terus datang, tetapi tim tamu mampu menjaga organisasi permainan dan menggagalkan sejumlah kesempatan penting. Situasi itu membuat pertandingan tetap terbuka, dengan Miami mencari gol kedua dan San Diego berusaha bertahan sembari menunggu peluang untuk menyerang balik.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-74. De Paul mengirimkan umpan cerdik kepada Suarez di tepi kotak penalti. Penyerang Uruguay berusia 39 tahun itu tidak menyia-nyiakan kesempatan yang diperolehnya. Suarez melepaskan tembakan keras untuk menaklukkan pertahanan San Diego dan membawa Inter Miami unggul 2-1.

Gol Suarez membuat tuan rumah tampak berada dalam posisi yang ideal untuk mengamankan kemenangan yang diperjuangkan dengan susah payah. Setelah tertinggal lebih dahulu, Miami telah menyamakan kedudukan melalui Messi sebelum kemudian berbalik memimpin lewat Suarez. Dengan waktu pertandingan yang semakin menipis, mereka tampak mampu mengubah dominasi permainan menjadi tiga poin yang sangat dibutuhkan.

Namun, San Diego menolak menyerah. Saat pertandingan menyisakan 10 menit, Tverskov kembali berperan dalam terciptanya gol Dreyer. Kali ini ia menemukan penyerang Denmark tersebut melalui sebuah umpan lambung yang akurat. Dreyer sekali lagi menunjukkan ketenangan saat menghadapi St. Clair. Ia menuntaskan peluangnya melewati kiper Miami untuk mengubah skor menjadi 2-2 dan mencetak gol keduanya dalam pertandingan tersebut.

Gol penyeimbang itu kembali mengubah suasana laga. Inter Miami yang sebelumnya tampak siap menutup pertandingan dengan kemenangan harus menghadapi tekanan baru dari tim tamu. San Diego bahkan nyaris membawa pulang tiga poin penuh dalam pengujung laga. Ketika pertandingan sudah jauh memasuki masa tambahan waktu, Kieran Sargeant berhasil lolos menuju gawang Miami melalui serangan balik.

Pada momen yang sangat menentukan itu, St. Clair melakukan penyelamatan krusial. Aksinya menghentikan peluang Sargeant dan memastikan Miami setidaknya tidak kehilangan seluruh poin di kandang sendiri. Penyelamatan tersebut menjaga skor tetap 2-2 hingga pertandingan berakhir, tetapi tidak menghapus rasa frustrasi tuan rumah setelah gagal mempertahankan keunggulan.

Bagi Miami, hasil imbang ini menegaskan masalah yang tengah mereka hadapi dalam sembilan laga MLS terakhir. Mereka sempat memperlihatkan kemampuan untuk merespons ketertinggalan, menguasai bola, serta menciptakan peluang melalui Messi, Suarez, dan De Paul. Akan tetapi, dominasi itu belum cukup untuk mengamankan kemenangan ketika San Diego kembali menemukan jalan lewat kombinasi Tverskov dan Dreyer.

Bagi San Diego, Dreyer menjadi tokoh utama dengan dua golnya, sementara Tverskov memberi dua umpan yang membuka jalan bagi rekan senegaranya tersebut. Miami harus menerima satu poin dari pertandingan yang sempat mereka kuasai, sedangkan jarak 11 poin dari Nashville tetap menjadi beban dengan delapan pertandingan musim reguler tersisa. Hasil di Florida ini pun meninggalkan Inter Miami dengan pekerjaan besar untuk menghentikan tren buruk mereka pada sisa musim.

 

 

HOT NEWS

TRENDING

Manchester United Dipermalukan Bournemouth 0-3 di Old Trafford, Kursi Michael Carrick Makin…

Manchester City Libas AEK Athens 5-1 dan Bangkit di Liga Champions

Manchester United Gagal Bangkit! Leeds Comeback

Andy Burnham Siap Buka-bukaan soal Hubungannya dengan Manchester City

Arsenal Tunjukkan Mental Juara! Tekuk Leeds 2-1, The Gunners Tempel Ketat Manchester…

Scroll to Top