SETIANEWS Berita Bola Terkini Situs Setiawd

SETIAWD

Luis de la Fuente Perpanjang Kontrak hingga 2032, Siap Pimpin Spanyol di Tiga Turnamen Besar Berikutnya

 

Setianews – Pelatih kepala tim nasional sepak bola putra Spanyol, Luis de la Fuente, menandatangani perpanjangan kontrak yang akan membuatnya tetap menangani La Roja hingga 2032. Federasi Sepak Bola Spanyol atau RFEF mengumumkan kesepakatan tersebut pada Senin. Kontrak baru itu memperpanjang masa kerja pelatih berusia 65 tahun tersebut selama enam tahun dan memberi kepastian mengenai kepemimpinan tim nasional Spanyol dalam periode mendatang.

Keputusan RFEF untuk memperpanjang kontrak De la Fuente datang setelah pelatih itu mencatat rangkaian keberhasilan bersama Spanyol. Sejak mengambil alih jabatan pelatih kepala, ia membawa tim nasional menjuarai UEFA Nations League 2022-23, Euro 2024, serta Piala Dunia FIFA 2026. Pencapaian tersebut menempatkan De la Fuente dalam posisi penting di tim nasional dan menjadi landasan bagi federasi untuk memberinya masa depan jangka panjang.

De la Fuente sebelumnya ditunjuk untuk menggantikan Luis Enrique setelah Spanyol tersingkir dari Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar. Pergantian pelatih itu menandai awal tugas De la Fuente sebagai pelatih kepala tim nasional putra Spanyol. Sejak saat itu, ia memimpin tim melalui sejumlah ajang besar dan mengakhiri perjalanan tersebut dengan tiga gelar, yakni UEFA Nations League 2022-23, Euro 2024, dan Piala Dunia FIFA 2026.

Perpanjangan hingga 2032 membuat De la Fuente akan terus memegang peran utama dalam perjalanan Spanyol di turnamen-turnamen besar berikutnya. Ia dijadwalkan memimpin La Roja pada Kejuaraan Eropa 2028, Piala Dunia 2030, dan Kejuaraan Eropa 2032. Dengan demikian, kontrak baru tersebut mencakup tiga agenda besar yang akan datang bagi tim nasional Spanyol.

Kesepakatan ini juga memiliki arti khusus dalam sejarah kepelatihan tim nasional Spanyol. Masa kerja De la Fuente hingga 2032 akan menjadi masa jabatan terlama bagi seorang pelatih kepala timnas Spanyol. Kepercayaan jangka panjang itu diberikan setelah ia membawa Spanyol meraih tiga trofi sejak menggantikan Luis Enrique usai Piala Dunia 2022 di Qatar.

Ketua dewan direksi RFEF, Rafael Louzan, menilai perpanjangan kontrak tersebut pantas diberikan kepada De la Fuente. Menurut Louzan, keberhasilan yang ditorehkan sang pelatih bersama tim nasional, ditambah perjalanan panjangnya di lingkungan federasi, membuat keputusan untuk mempertahankannya hingga 2032 menjadi langkah yang layak.

“Kita berbicara tentang pelatih kepala paling sukses dalam sejarah tim nasional, dan setelah empat belas tahun bersama kami, ini adalah hal yang layak didapatkan oleh Luis de la Fuente: masa depan jangka panjang di RFEF,” ujar Louzan.

Pernyataan Louzan menegaskan pandangan RFEF mengenai posisi De la Fuente setelah hasil-hasil yang diraih Spanyol di bawah arahannya. Selama empat belas tahun bersama federasi, De la Fuente menjalani perjalanan yang kemudian membawanya ke posisi pelatih kepala tim nasional putra. Kini, setelah mengoleksi gelar UEFA Nations League 2022-23, Euro 2024, dan Piala Dunia FIFA 2026, ia memperoleh mandat baru untuk melanjutkan pekerjaannya.

Bagi Spanyol, kontrak baru tersebut menjaga kesinambungan kepemimpinan menjelang tiga turnamen besar yang telah dijadwalkan. De la Fuente akan memimpin tim pada Kejuaraan Eropa 2028, Piala Dunia 2030, dan Kejuaraan Eropa 2032. Ketiga turnamen itu menjadi bagian dari periode baru yang akan dijalani Spanyol di bawah pelatih yang sama hingga 2032.

Perpanjangan selama enam tahun ini sekaligus menjadi kelanjutan dari periode yang dimulai setelah tersingkirnya Spanyol dari Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar. De la Fuente menggantikan Luis Enrique, lalu membawa La Roja meraih tiga gelar di UEFA Nations League 2022-23, Euro 2024, dan Piala Dunia FIFA 2026. Kini, RFEF memberikan kepercayaan lanjutan kepadanya untuk memimpin tim nasional dalam jangka panjang.

Dengan kesepakatan tersebut, De la Fuente tidak hanya akan mencatat masa jabatan terlama sebagai pelatih kepala timnas Spanyol, tetapi juga akan memimpin tim dalam tiga turnamen besar berikutnya. Perjalanan menuju Kejuaraan Eropa 2028, Piala Dunia 2030, dan Kejuaraan Eropa 2032 akan berlangsung di bawah kepemimpinannya, seiring RFEF mempertahankan pelatih yang disebut Louzan sebagai yang paling sukses dalam sejarah tim nasional.

HOT NEWS

TRENDING

Manchester United Dipermalukan Bournemouth 0-3 di Old Trafford, Kursi Michael Carrick Makin…

Manchester City Libas AEK Athens 5-1 dan Bangkit di Liga Champions

Manchester United Gagal Bangkit! Leeds Comeback

Andy Burnham Siap Buka-bukaan soal Hubungannya dengan Manchester City

Arsenal Tunjukkan Mental Juara! Tekuk Leeds 2-1, The Gunners Tempel Ketat Manchester…

Scroll to Top