SETIAWD
Kontroversi Ejekan Foto Bradley Lowery Gegerkan Sepak Bola Inggris, Remaja 14 Tahun Serahkan Diri ke Polisi
Setianews – Sepak bola Inggris diwarnai kontroversi yang memicu kemarahan publik setelah seorang pendukung Coventry City diduga melakukan tindakan tidak pantas dengan menggunakan foto mendiang Bradley Lowery untuk mengejek suporter Sunderland. Insiden tersebut terjadi saat kedua tim bertemu dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan Coventry City 3-1 atas Sunderland, Sabtu. Rekaman aksi tersebut kemudian menyebar luas di media sosial dan memancing kecaman dari berbagai kalangan.
Perkembangan terbaru menyebutkan bahwa seorang remaja berusia 14 tahun dilaporkan telah menyerahkan diri kepada Kepolisian West Midlands. Sebelumnya, kepolisian telah membuka penyelidikan setelah menerima perhatian luas terkait video yang memperlihatkan seseorang di tribun pendukung Coventry City mengangkat foto Bradley Lowery dalam situasi yang dianggap sebagai bentuk ejekan terhadap Sunderland.
Kasus ini menjadi sangat sensitif karena Bradley Lowery bukanlah sosok biasa bagi masyarakat sepak bola Inggris, khususnya para pendukung Sunderland. Ia merupakan seorang anak yang dikenal luas karena perjuangannya melawan kanker langka yang sangat agresif. Meski usianya masih sangat muda, Bradley berhasil menyentuh hati banyak orang melalui semangat, keberanian, dan kecintaannya terhadap sepak bola.
Bradley meninggal dunia pada Juli 2017 dalam usia enam tahun setelah berjuang melawan penyakit yang menyebar dengan cepat ke seluruh tubuhnya. Selama hidupnya, ia dikenal sebagai pendukung setia Sunderland dan sering mendapatkan kesempatan mendampingi para pemain ketika memasuki lapangan sebelum pertandingan dimulai. Kehadirannya menjadi simbol semangat dan inspirasi bagi klub maupun komunitas sepak bola Inggris.
Karena itulah, dugaan penggunaan fotonya sebagai bahan ejekan di tengah pertandingan Coventry City melawan Sunderland memicu reaksi emosional yang sangat besar. Bagi banyak orang, tindakan tersebut bukan sekadar provokasi antarsuporter, melainkan sesuatu yang menyentuh sisi kemanusiaan dan melibatkan kenangan seorang anak yang telah meninggalkan kesan mendalam bagi banyak keluarga.
Pihak Coventry City pun langsung memberikan tanggapan setelah rekaman tersebut menjadi perbincangan luas. Dalam pernyataan resminya pada Minggu, klub mengonfirmasi bahwa mereka mengetahui adanya video yang beredar di media sosial terkait insiden dalam pertandingan melawan Sunderland.
Coventry City menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk perilaku yang menyinggung atau merendahkan orang lain. Klub juga menyatakan akan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menyelidiki kejadian tersebut dan menentukan tindakan yang sesuai.
Sikap tegas klub tersebut diharapkan dapat menunjukkan bahwa rivalitas dalam sepak bola tidak boleh menjadi alasan untuk melakukan tindakan yang melampaui batas. Persaingan di lapangan maupun perbedaan dukungan terhadap sebuah klub seharusnya tetap dijalankan dengan menjunjung tinggi rasa hormat, terlebih ketika menyangkut sosok yang telah meninggal dunia.
Namun, reaksi paling menyentuh datang dari ibu Bradley Lowery. Melalui Bradley Lowery Foundation, yayasan yang memberikan dukungan kepada anak-anak dan keluarga yang terdampak penyakit serius, ia menyampaikan kesedihan mendalam atas insiden tersebut.
Sebagai seorang ibu, ia mengaku hatinya hancur melihat foto putranya digunakan dalam situasi yang dianggap sebagai bentuk ejekan. Ia mengingatkan bahwa di balik foto yang diperlihatkan dalam rekaman tersebut terdapat seorang anak kecil yang sangat dicintai oleh keluarga dan banyak orang.
Ia juga berharap Coventry City dapat mengambil tindakan yang tepat terhadap kejadian tersebut. Selain itu, ia meminta keluarga remaja yang terlibat untuk membantu anak tersebut memahami dampak emosional dari tindakannya serta menyadari bahwa perbuatannya telah menyakiti banyak pihak.
Pernyataan sang ibu kembali mengingatkan publik bahwa Bradley bukan sekadar nama yang berkaitan dengan rivalitas dua klub sepak bola. Ia adalah seorang anak yang pernah berjuang menghadapi penyakit berat, memberikan inspirasi kepada banyak orang, dan mendapatkan tempat istimewa di hati para pendukung Sunderland maupun pencinta sepak bola di Inggris.
Kasus ini pun kembali membuka pembicaraan mengenai batas perilaku suporter dalam dunia sepak bola. Atmosfer pertandingan memang kerap dipenuhi emosi, nyanyian provokatif, dan persaingan sengit. Namun, penghormatan terhadap keluarga korban, anak-anak, serta mereka yang telah meninggal dunia seharusnya menjadi batas yang tidak boleh dilanggar.
Penyerahan diri remaja berusia 14 tahun tersebut menjadi perkembangan penting dalam penyelidikan yang sedang berlangsung. Meski demikian, penanganan kasus ini tetap harus memperhatikan usia pihak yang terlibat dan proses hukum yang berlaku.
Pada akhirnya, insiden ini menjadi pengingat bahwa sepak bola seharusnya menyatukan orang-orang melalui kecintaan terhadap olahraga, bukan menjadi ruang untuk menyakiti pihak lain. Kenangan tentang Bradley Lowery semestinya terus dikenang melalui keberanian, semangat, dan kasih sayang yang pernah ia bagikan kepada dunia sepak bola, bukan dijadikan alat untuk memancing kemarahan di tengah rivalitas antarklub.
-
06 Nov 2026Barcelona Amankan Masa Depan Raphinha hingga 2030, Sang Bintang Brasil Jadi Pilar Utama Proyek Blaugrana
-
03 Nov 2026Siaran La Liga Diboikot Tiongkok Usai Kontroversi Mbappe, Javier Tebas Turun Tangan Pulihkan Hubungan
-
03 Nov 2026Diego Simeone Terpukau dengan Harry Kane, Sebut Ballon d’Or Jadi Bukti Kehebatan dan Kerja Keras Sang Striker
-
02 Nov 2026Juventus Bungkam Napoli 2-1! Alajbegovic dan Boga Jadi Pahlawan, Bianconeri Amankan Kemenangan Dramatis
-
02 Nov 2026Kontroversi Ejekan Foto Bradley Lowery Gegerkan Sepak Bola Inggris, Remaja 14 Tahun Serahkan Diri ke Polisi
-
01 Nov 2026AC Milan Taklukkan Inter 3-1 dalam Derby della Madonnina, AS Roma Mengamuk dengan Pesta Lima Gol!
-
01 Nov 2026Hakimi Menggila! Cetak Hat-trick, PSG Pesta Gol 5-1 atas Le Havre dan Kokoh di Puncak Ligue 1
-
30 Oct 2026Terancam Dipecat, Michael Carrick Tetap Percaya Diri! Tegaskan Bruno Fernandes Masih Setia kepada Manchester United
-
29 Oct 2026Kane Disambut Guard of Honour, Bayern Munich Pesta Gol 6-1 dan Melaju ke 16 Besar Piala Jerman!
-
29 Oct 2026Kabar Baik dari Bayern Munich! Vincent Kompany Keluar dari Rumah Sakit, Pemulihan Jadi Prioritas
HOT NEWS
TRENDING
SETIAWD Manchester United Dipermalukan Bournemouth 0-3 di Old Trafford, Kursi Michael Carrick Makin Panas! Setianews – Manchester United kembali menelan…
SETIAWD Manchester City Libas AEK Athens 5-1 dan Bangkit di Liga Champions Setianews – Manchester City menunjukkan mentalitas kuat dengan…
SETIAWD Manchester United Gagal Bangkit! Leeds Comeback Setianews – Manchester United kembali gagal menunjukkan kebangkitan yang diharapkan setelah ditahan…
SETIAWD Andy Burnham Siap Buka-bukaan soal Hubungannya dengan Manchester City Setianews – Andy Burnham berjanji akan mengungkap secara terbuka…
SETIAWD Arsenal Tunjukkan Mental Juara! Tekuk Leeds 2-1, The Gunners Tempel Ketat Manchester City di Puncak Liga Premier Setianews –…
-
Dua Gol Sesko Tak Selamatkan United: Era Pascapemecatan Amorim Dimulai dengan Hasil Imbang Pahit di Markas Burnley
-
Fulham Tundukkan Chelsea 10 Pemain di Craven Cottage: Era Rosenior Dimulai dengan Pahit dari Tribun Penonton
-
Chevalier Bersinar, PSG Tumbangkan Marseille untuk Angkat Trofi Champions Prancis
-
Diallo Menyala, Gajah Perkasa: Pantai Gading Libas Burkina Faso 3-0 dan Tantang Mesir di Perempat Final
-
Torino Tikam Roma di Menit 90, Giallorossi Tersingkir 2-3 dari Coppa Italia
-
Maroko Libas Nigeria Lewat Drama Adu Penalti untuk Tembus Final Piala Afrika
-
Ikone Membungkam Parc des Princes: Paris FC Singkirkan PSG, Derby Paris Hadirkan Kejutan Besar di Coupe de France
-
Kane Pimpin Kebangkitan: Bayern Lumat Leipzig 5-1, Rekor Menggunung dan Jarak 11 Poin Terjaga
-
Kembali ke Oranje: Van Nistelrooy Siap Asah Tajam Belanda Menuju Piala Dunia 2026
-
City Dekati Marc Guehi: Kesepakatan Prinsip Disepakati di Tengah Krisis Pertahanan
-
Ulangan Final yang Membara: Chelsea Menjamu Manchester United di Babak Kelima Piala FA Wanita
-
Tiga Menit Ajaib Kane, Bayern 10 Pemain Melaju ke 16 Besar Liga Champions
-
Carrick Tetap Membumi: Euforia Derby Diredam, United Menatap Ujian Berat di Markas Arsenal
-
Delapan Sempurna: Arsenal Sapu Bersih Fase Liga Champions, Kunci Puncak Klasemen Usai Tundukkan Kairat 3-2
-
Finalissima 2026 di Lusail: Tiket Spanyol vs Argentina Mulai Dijual 25 Februari, Qatar Gelar Pesta Sepak Bola Sepekan
-
Salah Kembali, Liverpool Lumat Marseille 3-0
-
City Bangkit di Etihad: Marmoush–Semenyo Antar Kemenangan, Tekanan ke Arsenal Meningkat
-
Drama di Emirates: Roket Cunha Guncang Arsenal, Perebutan Gelar Kian Memanas
-
Trubin Menanduk Mimpi Madrid: Benfica Libas 4-2, Arbeloa Didorong ke Jalur Play-off Liga Champions
-
Blatter Dukung Seruan Fans Hindari Piala Dunia di AS, Isu Keamanan Memanas