SETIAWD
Drama Tujuh Gol di Olimpico! Real Madrid Bangkit dari Ketertinggalan dan Bungkam Roma di Menit Akhir
Setianews – Real Madrid menunjukkan mentalitas juara yang luar biasa setelah membalikkan keadaan untuk mengalahkan AS Roma dengan skor dramatis 4-3 dalam pertandingan Liga Champions, Rabu lalu. Dalam laga yang berlangsung penuh ketegangan di Stadion Olimpico, Los Blancos mencetak tiga gol pada enam menit terakhir untuk memastikan kemenangan tandang yang spektakuler. Hasil tersebut sekaligus menjadi momen reuni emosional bagi Jose Mourinho dengan mantan klub yang pernah dibawanya meraih kejayaan di kompetisi Eropa.
Pertandingan ini menjadi salah satu laga yang sulit dilupakan bagi para pendukung kedua tim. Roma sempat berada di atas angin setelah mencetak dua gol pada awal babak kedua dan membuat Real Madrid kesulitan mengembangkan permainan. Namun, pengalaman serta ketangguhan mental tim raksasa Spanyol itu akhirnya menjadi pembeda. Gol-gol dari Carlos Espi, Endrick, dan Antonio Rudiger pada penghujung pertandingan mengubah situasi secara drastis dan membuat publik tuan rumah terdiam.
Bagi Mourinho, pertandingan tersebut memiliki makna emosional tersendiri. Pelatih asal Portugal itu pernah menjadi sosok yang sangat dicintai pendukung Roma setelah mengantarkan klub ibu kota Italia tersebut menjuarai UEFA Conference League dan mencapai final Liga Europa selama dua setengah tahun masa kepemimpinannya. Kehadirannya di Stadion Olimpico disambut dengan spanduk dan nyanyian dari para suporter yang masih mengingat kontribusinya bagi klub.
Pertandingan itu juga menjadi laga kandang Liga Champions pertama Roma setelah lebih dari tujuh tahun. Antusiasme para pendukung terlihat sejak sebelum sepak mula, ketika atmosfer stadion dipenuhi sorakan dan harapan agar tim kesayangan mereka mampu menampilkan permainan terbaik melawan salah satu klub tersukses dalam sejarah sepak bola Eropa.
Roma langsung menunjukkan keberanian sejak awal pertandingan. Mereka tidak memilih bertahan terlalu dalam meskipun menghadapi Real Madrid yang memiliki banyak pemain berpengalaman. Tekanan tuan rumah sempat memaksa Thibaut Courtois melakukan penyelamatan gemilang ketika Mario Hermoso melepaskan tembakan berbahaya yang mengarah ke gawang.
Usaha Roma akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-20. Marten de Roon melepaskan tembakan keras dari jarak sekitar 23 meter yang meluncur melewati jangkauan Courtois. Gol tersebut membawa Roma unggul 1-0 dan membangkitkan semangat para pendukung yang memadati stadion.
Tuan rumah hampir menggandakan keunggulan tidak lama kemudian. Donyell Malen melepaskan tembakan yang sempat melewati tubuh Courtois, tetapi bola berhasil diamankan tepat sebelum melewati garis gawang. Kesempatan tersebut memperlihatkan bahwa Roma mampu memberikan ancaman serius kepada pertahanan Madrid.
Namun, keunggulan Roma tidak bertahan lama. Lima menit setelah gol pembuka, kelengahan di lini belakang membuat Real Madrid memperoleh kesempatan untuk menyamakan kedudukan. Hermoso salah mengantisipasi bola sehingga Kylian Mbappe mendapatkan ruang untuk bergerak menuju gawang.
Penyerang asal Prancis tersebut memanfaatkan peluang itu dengan melepaskan tembakan yang sempat membentur pemain lawan sebelum meluncur ke bagian atas jaring gawang. Skor berubah menjadi 1-1, meskipun Madrid sebelumnya belum banyak menciptakan peluang berbahaya.
Gol tersebut terasa semakin istimewa bagi Mbappe karena tercipta dalam penampilannya yang ke-100 di Liga Champions. Pada usia 27 tahun, ia menjadi pemain termuda yang mencapai jumlah penampilan tersebut. Gol itu juga merupakan gol ke-72 Mbappe di kompetisi elite Eropa, yang membawanya melewati torehan legenda Real Madrid, Raul Gonzalez, dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa.
Setelah gol penyeimbang tersebut, pertandingan kembali berlangsung terbuka. Roma tetap berusaha menyerang, sementara Madrid mulai menemukan ritme permainan mereka. Kedua tim sempat menciptakan sejumlah peluang sebelum turun minum, tetapi tidak ada gol tambahan yang tercipta. Babak pertama pun berakhir dengan skor imbang 1-1.
Memasuki babak kedua, Roma kembali tampil agresif sesuai dengan pendekatan yang sebelumnya dijanjikan pelatih Gian Piero Gasperini. Ia menegaskan bahwa timnya tidak akan meninggalkan gaya permainan menyerang hanya karena menghadapi lawan besar seperti Real Madrid. Keputusan untuk tetap menekan terbukti memberikan hasil dalam waktu singkat.
Roma kembali memimpin melalui aksi Malen yang tampil tajam di lini depan. Berawal dari umpan Rodrigo Mora yang masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua, Malen menerima bola sambil bergerak menuju gawang. Dengan kontrol pertama yang sempurna, ia mampu mempertahankan kecepatan sebelum melambungkan bola melewati Courtois menggunakan sentuhan berikutnya.
Gol tersebut membuat Roma unggul 2-1 dan kembali membakar semangat publik Olimpico. Real Madrid berusaha merespons, tetapi tekanan tuan rumah justru menghasilkan gol ketiga yang membuat situasi semakin sulit bagi tim tamu.
Enam menit setelah gol pertamanya, Malen kembali mencatatkan namanya di papan skor. Ia mengejar umpan terobosan dan melepaskan tembakan keras yang berhasil menembus gawang Courtois. Gol tersebut sempat dianulir karena dugaan posisi offside, tetapi setelah melalui pemeriksaan VAR, wasit mengesahkannya. Roma pun memperlebar keunggulan menjadi 3-1.
Dalam keadaan tertinggal dua gol, Real Madrid dipaksa meningkatkan intensitas serangan. Mbappe mencoba membangkitkan harapan timnya melalui sejumlah peluang yang menguji kemampuan Pierluigi Gollini. Ia bahkan sempat mencetak gol kedua pada pertandingan tersebut, tetapi wasit menganulirnya karena posisi offside.
Waktu terus berjalan dan Roma tampak semakin dekat dengan kemenangan. Pertahanan tuan rumah masih mampu menahan serangan Madrid, sementara keunggulan dua gol memberikan mereka ruang untuk mengatur permainan. Namun, pengalaman Real Madrid dalam menghadapi situasi sulit kembali menjadi faktor penting pada fase akhir pertandingan.
Kebangkitan Los Blancos dimulai melalui situasi bola mati. Sebuah sepak pojok menciptakan kemelut di depan gawang Roma, sebelum Carlos Espi memanfaatkan bola pantul dari sundulan untuk mencetak gol dari jarak dekat. Gol tersebut memperkecil ketertinggalan Madrid menjadi 2-3 dan membuka kembali peluang bagi tim tamu untuk menyelamatkan pertandingan.
Hanya dua menit berselang, Real Madrid kembali mencetak gol melalui Endrick. Penyerang muda tersebut memanfaatkan sepak pojok lainnya dengan sundulan keras yang tidak mampu dihentikan Gollini. Skor berubah menjadi 3-3, membuat pertandingan yang sebelumnya tampak dikuasai Roma kembali terbuka dalam waktu singkat.
Dua gol cepat itu mengubah suasana pertandingan secara drastis. Para pemain Madrid semakin percaya diri, sedangkan Roma harus menghadapi tekanan besar setelah keunggulan mereka yang sempat mencapai dua gol menghilang begitu saja. Dalam situasi tersebut, momentum beralih ke pihak tamu yang terus berusaha mencari gol kemenangan.
Drama akhirnya mencapai puncaknya pada menit ke-90. Antonio Rudiger, mantan pemain Roma, berhasil memanfaatkan situasi sepak pojok untuk mencetak gol penentu. Bek asal Jerman tersebut bergerak mendahului penjaganya dan menyambar bola dari jarak dekat, membuat Madrid berbalik unggul 4-3.
Gol Rudiger menjadi pukulan telak bagi Roma yang sebelumnya tampil meyakinkan selama sebagian besar pertandingan. Dalam rentang enam menit terakhir, Real Madrid berhasil mencetak tiga gol dan mengubah kekalahan yang sudah di depan mata menjadi kemenangan dramatis. Stadion Olimpico yang semula bergemuruh mendukung tuan rumah pun terdiam menyaksikan kebangkitan luar biasa tim tamu.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Roma tidak mampu menemukan gol penyeimbang. Real Madrid berhasil mempertahankan keunggulan 4-3 dan membawa pulang tiga poin penting dari Italia. Kemenangan ini menunjukkan kemampuan Los Blancos untuk tetap bertahan dalam pertandingan meskipun menghadapi tekanan berat dan tertinggal cukup jauh.
Tambahan tiga poin membuat Real Madrid mengoleksi enam poin dari dua pertandingan pertama fase liga Liga Champions. Catatan tersebut menjadi modal positif bagi klub Spanyol itu untuk melanjutkan persaingan di kompetisi Eropa. Sebaliknya, Roma baru mengumpulkan satu poin sehingga perlu segera memperbaiki hasil pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
Kemenangan ini juga menegaskan bahwa Real Madrid tetap menjadi tim yang berbahaya hingga menit terakhir. Ketika banyak tim mungkin kehilangan kepercayaan diri setelah tertinggal dua gol, Madrid justru mampu memanfaatkan situasi bola mati dan mengubah jalannya pertandingan melalui serangan yang efektif.
Bagi Roma, kekalahan tersebut terasa menyakitkan karena mereka sebenarnya tampil kompetitif dan sempat berada dalam posisi yang sangat menguntungkan. Dua gol Malen pada awal babak kedua memperlihatkan potensi serangan mereka, tetapi kegagalan mempertahankan konsentrasi pada menit-menit akhir menjadi pelajaran penting yang harus segera dievaluasi.
Sementara itu, reuni Mourinho dengan Roma yang semula dipenuhi sambutan hangat akhirnya diwarnai hasil yang mengecewakan bagi tuan rumah. Meski pertandingan menghadirkan banyak momen emosional, perhatian utama tertuju pada kebangkitan Real Madrid yang sekali lagi membuktikan reputasi mereka sebagai salah satu klub paling tangguh di Eropa. Tujuh gol, perubahan kedudukan yang dramatis, dan gol penentu pada menit ke-90 menjadikan duel di Olimpico sebagai pertandingan yang penuh kejutan dalam perjalanan Liga Champions musim ini.
-
26 Oct 2026Kabar Buruk Hantam Real Madrid Jelang El Clasico! Courtois Tumbang karena Flu, Lunin Siap Hadapi Barcelona
-
26 Oct 2026Manchester United Dipermalukan Bournemouth 0-3 di Old Trafford, Kursi Michael Carrick Makin Panas!
-
23 Oct 2026Aston Villa Menggila di Liga Champions! Viking Dibungkam 3-1, Unai Emery Selangkah Lebih Dekat ke 16 Besar
-
23 Oct 2026Wayne Rooney Murka! Sebut Pemain Manchester United Egois Usai Bruno Fernandes Kritik Staf Pelatih
-
21 Oct 2026Liverpool Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol, Hajar Villarreal 4-3 dalam Drama Tujuh Gol di Anfield
-
21 Oct 2026Manchester City Libas AEK Athens 5-1 dan Bangkit di Liga Champions
-
19 Oct 2026Manchester United Gagal Bangkit! Leeds Comeback
-
18 Oct 2026Messi Menggila! Cetak Dua Gol dalam Empat Menit, Inter Miami Tundukkan Atlanta United 3-1
-
18 Oct 2026Pedro Neto Bersinar dengan Brace, Chelsea Taklukkan Everton 2-0 di Tengah Insiden Cedera Kepala Martinez
-
17 Oct 2026Aksi Antisemit Suporter Hajduk Split Picu Kecaman, 12 Orang Ditangkap Usai Laga Kontra Ajax
HOT NEWS
TRENDING
SETIAWD Manchester United Dipermalukan Bournemouth 0-3 di Old Trafford, Kursi Michael Carrick Makin Panas! Setianews – Manchester United kembali menelan…
SETIAWD Manchester City Libas AEK Athens 5-1 dan Bangkit di Liga Champions Setianews – Manchester City menunjukkan mentalitas kuat dengan…
SETIAWD Manchester United Gagal Bangkit! Leeds Comeback Setianews – Manchester United kembali gagal menunjukkan kebangkitan yang diharapkan setelah ditahan…
SETIAWD Andy Burnham Siap Buka-bukaan soal Hubungannya dengan Manchester City Setianews – Andy Burnham berjanji akan mengungkap secara terbuka…
SETIAWD Arsenal Tunjukkan Mental Juara! Tekuk Leeds 2-1, The Gunners Tempel Ketat Manchester City di Puncak Liga Premier Setianews –…
-
Dua Gol Sesko Tak Selamatkan United: Era Pascapemecatan Amorim Dimulai dengan Hasil Imbang Pahit di Markas Burnley
-
Fulham Tundukkan Chelsea 10 Pemain di Craven Cottage: Era Rosenior Dimulai dengan Pahit dari Tribun Penonton
-
Chevalier Bersinar, PSG Tumbangkan Marseille untuk Angkat Trofi Champions Prancis
-
Diallo Menyala, Gajah Perkasa: Pantai Gading Libas Burkina Faso 3-0 dan Tantang Mesir di Perempat Final
-
Torino Tikam Roma di Menit 90, Giallorossi Tersingkir 2-3 dari Coppa Italia
-
Ikone Membungkam Parc des Princes: Paris FC Singkirkan PSG, Derby Paris Hadirkan Kejutan Besar di Coupe de France
-
Maroko Libas Nigeria Lewat Drama Adu Penalti untuk Tembus Final Piala Afrika
-
Kane Pimpin Kebangkitan: Bayern Lumat Leipzig 5-1, Rekor Menggunung dan Jarak 11 Poin Terjaga
-
Kembali ke Oranje: Van Nistelrooy Siap Asah Tajam Belanda Menuju Piala Dunia 2026
-
City Dekati Marc Guehi: Kesepakatan Prinsip Disepakati di Tengah Krisis Pertahanan
-
Ulangan Final yang Membara: Chelsea Menjamu Manchester United di Babak Kelima Piala FA Wanita
-
Tiga Menit Ajaib Kane, Bayern 10 Pemain Melaju ke 16 Besar Liga Champions
-
Finalissima 2026 di Lusail: Tiket Spanyol vs Argentina Mulai Dijual 25 Februari, Qatar Gelar Pesta Sepak Bola Sepekan
-
Carrick Tetap Membumi: Euforia Derby Diredam, United Menatap Ujian Berat di Markas Arsenal
-
Delapan Sempurna: Arsenal Sapu Bersih Fase Liga Champions, Kunci Puncak Klasemen Usai Tundukkan Kairat 3-2
-
Salah Kembali, Liverpool Lumat Marseille 3-0
-
City Bangkit di Etihad: Marmoush–Semenyo Antar Kemenangan, Tekanan ke Arsenal Meningkat
-
Drama di Emirates: Roket Cunha Guncang Arsenal, Perebutan Gelar Kian Memanas
-
Trubin Menanduk Mimpi Madrid: Benfica Libas 4-2, Arbeloa Didorong ke Jalur Play-off Liga Champions
-
Blatter Dukung Seruan Fans Hindari Piala Dunia di AS, Isu Keamanan Memanas