SETIANEWS Berita Bola Terkini Situs Setiawd

SETIAWD

Merino Jadi Pembeda, Spanyol Bangkit dan Kunci Tiket Perempat Final

 

Setianews – Mikel Merino kembali membuktikan nilainya sebagai pemain yang mampu mengubah jalannya pertandingan dari bangku cadangan. Gelandang Spanyol itu mencetak dua gol untuk membawa La Roja bangkit dan mengalahkan Kroasia 2-1 di Split pada Selasa, sekaligus memastikan tempat di perempat final UEFA Nations League saat fase grup masih menyisakan dua laga.

Kemenangan tersebut terasa sangat penting bagi Spanyol. Selain mengamankan langkah ke babak delapan besar, tim asuhan Luis de la Fuente juga memperpanjang rangkaian tak terkalahkan mereka menjadi 42 pertandingan. Spanyol kini memimpin Grup A3 dengan keunggulan tiga poin atas Inggris dan semakin menegaskan diri sebagai salah satu tim yang paling konsisten dalam kompetisi ini.

Merino, yang masuk pada awal babak kedua, menjadi tokoh utama dalam kebangkitan tersebut. Ia menyamakan kedudukan pada menit ke-61 sebelum mencetak gol penentu saat pertandingan tinggal menyisakan dua menit. Dua penyelesaian itu memperlihatkan ketenangan, kecerdasan membaca ruang, dan kemampuan untuk tampil menentukan pada saat tim membutuhkannya.

“Saya sangat senang bisa membantu tim; ini adalah pertandingan lain di mana giliran saya yang mencetak gol setelah masuk dari bangku cadangan,” ujar Merino kepada TVE setelah pertandingan. Ia juga mengakui bahwa seorang pemain tentu ingin mendapat lebih banyak menit bermain, tetapi menegaskan bahwa kepentingan tim selalu berada di atas segalanya. “Tim ini adalah sebuah keluarga, dan hal itu selalu terlihat nyata,” tambahnya.

Kroasia datang ke laga ini dengan dorongan besar untuk memperbaiki penampilan. Tim asuhan Slaven Bilic sebelumnya menderita kekalahan 7-0 dari Inggris pada Sabtu. Laga tersebut hanya dihadiri penonton anak-anak karena suporter tuan rumah dilarang hadir menyusul kasus rasisme. Maka, ketika kembali bermain di Split di depan pendukung mereka, Kroasia menunjukkan tekad kuat untuk menebus kekecewaan.

Sejak peluit awal, tuan rumah tampil agresif dan mampu membuat Spanyol tidak nyaman. Kiper Unai Simon harus melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan sundulan Josip Stanisic. Kroasia menunjukkan keberanian dalam menyerang dan memanfaatkan setiap ruang yang tersedia di area pertahanan Spanyol.

Tekanan tersebut menghasilkan gol pembuka beberapa menit kemudian. Igor Matanovic melepaskan tembakan yang sempat ditepis Simon, tetapi bola muntah jatuh ke arah Ivan Perisic. Pemain berpengalaman itu bereaksi paling cepat dan menyundul bola masuk ke gawang untuk membawa Kroasia unggul. Gol Perisic membuat stadion bergemuruh dan memberikan kepercayaan diri besar kepada tim tuan rumah.

Spanyol bahkan nyaris tertinggal dua gol setelah Simon mengirimkan operan yang kurang akurat kepada Aymeric Laporte di area pertahanan sendiri. Kroasia mampu memotong bola dan kembali membuka peluang melalui Matanovic. Namun, Simon segera menebus kesalahannya dengan melakukan penyelamatan penting. Respons sang penjaga gawang menjaga Spanyol tetap berada dalam pertandingan saat Kroasia sedang menguasai momentum.

Di awal babak kedua, Lamine Yamal sempat memberi ancaman lewat pergerakan cepat menuju gawang Dominik Livakovic. Bintang muda Spanyol itu berhasil melewati rekan setimnya di Barcelona tersebut, tetapi akhirnya terjatuh sebelum dapat menuntaskan peluang. Momen itu menjadi salah satu tanda bahwa Spanyol mulai meningkatkan tempo permainan dan mencari celah di pertahanan Kroasia.

Perubahan terbesar datang ketika De la Fuente memasukkan Merino saat jeda. Kehadiran sang gelandang membuat Spanyol memiliki lebih banyak energi serta pilihan dalam membangun serangan. Pada menit ke-61, Merino menerima umpan Dani Olmo dan melepaskan penyelesaian mendatar yang menaklukkan Livakovic. Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1 dan menggeser momentum ke kubu tamu.

Dani Olmo, yang pernah menimba ilmu sepak bola di Kroasia ketika masih muda, terlibat penting dalam gol penyeimbang tersebut. Umpannya memberi Merino kesempatan untuk mengeksekusi dengan baik, sementara Kroasia mulai menghadapi tekanan yang lebih besar. Spanyol semakin percaya diri menguasai bola, sedangkan tuan rumah harus bekerja keras untuk menjaga keseimbangan permainan.

Situasi Kroasia menjadi semakin sulit ketika pertandingan memasuki sepuluh menit terakhir. Perisic, yang sebelumnya membawa timnya unggul, menjatuhkan Marc Cucurella dan menerima kartu kuning kedua. Kartu merah itu memaksa Kroasia menuntaskan laga dengan sepuluh pemain serta membuka ruang lebih besar bagi Spanyol untuk meningkatkan serangan.

Spanyol tidak menyia-nyiakan keuntungan jumlah pemain. Saat laga tinggal menyisakan dua menit, Merino kembali menjadi pembeda. Mantan pemain Real Sociedad itu melakukan gerakan memutar yang apik sebelum melepaskan tembakan keras yang melesat melewati Livakovic. Gol keduanya memastikan kemenangan 2-1 dan mengirim Spanyol ke perempat final dengan cara yang dramatis.

Merino memang kerap memberi pengaruh besar saat diturunkan dari bangku cadangan oleh De la Fuente, termasuk dalam Piala Dunia musim panas lalu. Penampilannya di Split kembali memperlihatkan bahwa kedalaman skuad menjadi salah satu kekuatan terbesar Spanyol. Mereka memiliki pemain yang siap masuk dan memberi kontribusi pada fase pertandingan paling krusial.

Meski meraih hasil besar dan menjaga rekor tidak terkalahkan, Merino meminta timnya untuk tetap rendah hati. Ia mengatakan Spanyol memiliki target tinggi, tetapi harus terus membumi karena selalu ada pertandingan sulit yang dapat menguji konsistensi mereka. Sikap itu akan menjadi penting saat Spanyol mempersiapkan diri menghadapi dua laga terakhir fase grup dan, setelah itu, tantangan yang lebih berat di perempat final.

Bagi Kroasia, kekalahan ini menambah pekerjaan rumah setelah hasil buruk sebelumnya melawan Inggris. Namun, penampilan mereka pada babak pertama menunjukkan bahwa tim ini masih memiliki kualitas dan semangat untuk bersaing. Sementara bagi Spanyol, malam di Split akan dikenang sebagai panggung Mikel Merino—pemain pengganti yang masuk, mencetak dua gol, dan membawa La Roja melangkah lebih jauh di UEFA Nations League.

HOT NEWS

TRENDING

Manchester United Dipermalukan Bournemouth 0-3 di Old Trafford, Kursi Michael Carrick Makin…

Manchester City Libas AEK Athens 5-1 dan Bangkit di Liga Champions

Manchester United Gagal Bangkit! Leeds Comeback

Andy Burnham Siap Buka-bukaan soal Hubungannya dengan Manchester City

Arsenal Tunjukkan Mental Juara! Tekuk Leeds 2-1, The Gunners Tempel Ketat Manchester…

Scroll to Top