SETIANEWS Berita Bola Terkini Situs Setiawd

SETIAWD

Olise Memimpin Comeback Prancis, Belgia Tumbang di Stade de France

 

Setianews – Prancis menampilkan kebangkitan luar biasa untuk menaklukkan Belgia dengan skor 4-1 dalam lanjutan UEFA Nations League di Stade de France. Sempat tertinggal pada babak pertama, Les Bleus bangkit dengan mencetak empat gol dalam 13 menit terakhir pertandingan. Michael Olise, yang masuk dari bangku cadangan, menjadi sosok sentral dalam kemenangan tersebut melalui dua gol dan satu assist yang mengubah arah laga secara dramatis.

Hasil ini juga menjadi kemenangan kandang pertama Zinedine Zidane sejak mengambil alih kursi pelatih Prancis. Rekor tak terkalahkan Zidane bersama Les Bleus tetap terjaga, sementara peluang Prancis untuk melangkah ke perempat final semakin terbuka lebar. Kemenangan atas Belgia membuat Prancis kini memimpin Grup A1 dengan keunggulan tiga poin atas Italia.

Pertandingan dimulai dengan perubahan besar di kubu tuan rumah. Zidane melakukan rotasi besar-besaran pada skuadnya dalam laga terakhir pada jeda internasional dua pekan tersebut. Dari susunan pemain sebelumnya, hanya Ousmane Dembele yang tetap mempertahankan tempatnya. Dembele juga dipercaya mengenakan ban kapten karena Kylian Mbappe harus menepi akibat cedera.

Dua pemain menjalani debut bersama tim nasional Prancis, yakni bek Manchester United Leny Yoro dan kiper Toulouse Guillaume Restes. Perombakan itu memberi kesempatan kepada sejumlah pemain baru, tetapi juga membuat Prancis membutuhkan waktu untuk membangun keseimbangan permainan. Belgia memanfaatkan situasi tersebut dengan tampil disiplin dan berani menghadirkan ancaman.

Tim tamu datang tanpa Kevin De Bruyne dan Youri Tielemans yang menjalani skorsing. Meski kehilangan dua pemain penting, Belgia mampu memberikan kejutan di Stade de France. Mereka bahkan sempat berada di jalur untuk meraih kemenangan kompetitif pertama atas Prancis dalam 45 tahun ketika Dodi Lukebakio mencetak gol pembuka pada babak pertama.

Gol tersebut berawal dari umpan terobosan cerdas Romeo Lavia yang membelah pertahanan Prancis. Lukebakio bergerak bebas untuk menyambut bola dan menuntaskannya dengan penyelesaian klinis. Belgia pun unggul dan membuat publik tuan rumah terdiam sejenak. Keunggulan itu memberi keyakinan kepada tim tamu bahwa mereka mampu menghentikan dominasi Prancis dalam duel penting ini.

Prancis kemudian meningkatkan tekanan demi mencari gol penyeimbang. Esteban Lepaul dan Rayan Cherki sempat memperoleh peluang, tetapi Maarten Vandevoordt yang menjalani debut sebagai penjaga gawang Belgia tampil sigap. Ia menggagalkan sejumlah upaya tuan rumah dan membantu Belgia mempertahankan keunggulan hingga fase akhir pertandingan.

Namun, ketahanan Belgia akhirnya runtuh pada menit ke-77. Desire Doue menerima bola di area tepi kotak penalti, menguasainya dengan tenang, lalu melepaskan tembakan mendatar sambil berputar. Vandevoordt tidak mampu menjangkau bola tersebut dan skor berubah menjadi 1-1. Gol Doue menjadi titik balik yang menghidupkan kembali semangat Prancis serta dukungan para penonton di Stade de France.

Setelah menyamakan kedudukan, Prancis tidak membiarkan Belgia kembali mengatur tempo. Olise, yang tampil cemerlang setelah masuk dari bangku cadangan, segera memberikan pengaruh besar. Empat menit setelah gol Doue, pemain sayap Bayern Munich itu mengirimkan umpan tarik yang dimanfaatkan Cherki untuk membawa Prancis berbalik unggul. Dalam waktu singkat, Belgia yang sebelumnya memegang kendali justru berada di bawah tekanan.

Olise kemudian memperlebar keunggulan Prancis pada menit ke-88 melalui situasi kemelut di depan gawang. Gol tersebut membuat Belgia semakin sulit mengejar, tetapi Prancis belum berhenti menyerang. Pada masa injury time, Olise kembali mencatatkan namanya di papan skor. Ia menuntaskan aksi memukau Doue untuk mencetak gol keempat dan menyempurnakan kemenangan besar tuan rumah.

Kemenangan 4-1 itu terasa semakin istimewa karena terjadi hanya sepekan setelah Prancis menang 1-0 atas Belgia di Brussels berkat gol telat Olise. Dengan hasil terbaru ini, Prancis semakin mantap di puncak Grup A1. Italia, yang menang 3-1 atas Turki di Bologna, berada tiga poin di belakang Les Bleus, sedangkan Belgia tertinggal satu poin lagi dari Italia. Turki sendiri masih terpuruk di dasar klasemen setelah menelan kekalahan keempat secara beruntun.

Bagi Zidane, kemenangan ini memberi bukti bahwa kedalaman skuad Prancis dapat menjadi kekuatan utama meski banyak perubahan dilakukan. Bagi Olise, penampilan gemilangnya menegaskan perannya sebagai salah satu pemain yang mampu memberi pembeda di saat pertandingan memasuki fase paling menentukan. Prancis kini dapat menatap laga-laga berikutnya dengan kepercayaan diri tinggi, sementara Belgia harus segera bangkit agar tidak semakin tertinggal dalam persaingan grup.

HOT NEWS

TRENDING

Manchester United Dipermalukan Bournemouth 0-3 di Old Trafford, Kursi Michael Carrick Makin…

Manchester City Libas AEK Athens 5-1 dan Bangkit di Liga Champions

Manchester United Gagal Bangkit! Leeds Comeback

Andy Burnham Siap Buka-bukaan soal Hubungannya dengan Manchester City

Arsenal Tunjukkan Mental Juara! Tekuk Leeds 2-1, The Gunners Tempel Ketat Manchester…

Scroll to Top