SETIAWD
Bellingham Kembali Jadi Pemain Terbaik Inggris Usai Piala Dunia Bersejarah
Setianews – Jude Bellingham kembali meraih pengakuan tertinggi dari para pendukung tim nasional Inggris. Gelandang Real Madrid berusia 23 tahun itu dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Timnas Pria Inggris Tahun Ini untuk musim kedua berturut-turut, setelah menjalani penampilan gemilang di Piala Dunia 2026. Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) mengumumkan penghargaan tersebut pada hari Jumat. Penetapan pemenang dilakukan melalui pemungutan suara para pendukung di aplikasi resmi timnas Inggris.
Penghargaan itu datang setelah Bellingham mencetak tujuh gol di Piala Dunia 2026, sebuah catatan yang menjadi rekor bagi pemain timnas pria Inggris dalam turnamen besar. Jumlah tersebut menandai kontribusi gol Bellingham sepanjang kompetisi dan menjadi bagian penting dari musim panas yang luar biasa bagi tim Inggris. The Three Lions menutup turnamen dengan finis di peringkat ketiga, pencapaian terbaik mereka di Piala Dunia sejak 1966.
Bellingham mengatakan bahwa penghargaan tersebut terasa istimewa, terutama karena diberikan kembali oleh para pendukung. “Rasanya luar biasa,” kata Bellingham. “Merupakan kehormatan besar untuk kembali mendapat pengakuan dari para penggemar. Hal ini bukanlah sesuatu yang Anda pikirkan saat bermain untuk negara, tetapi tentu saja ini menjadi pelengkap indah bagi musim panas yang luar biasa yang kami alami, serta kehormatan bisa bermain untuk negara saya.”
Pernyataan itu menggambarkan bagaimana pemain tersebut memandang penghargaan sebagai bentuk pengakuan tambahan, bukan sesuatu yang menjadi tujuan utama ketika membela Inggris. Bellingham menempatkan kehormatan bermain untuk negaranya dan pengalaman yang dijalani bersama tim selama musim panas sebagai hal yang mendasar. Namun, apresiasi yang datang melalui suara para pendukung tetap menjadi pelengkap berarti setelah perjalanan Inggris di Piala Dunia.
Catatan tujuh gol Bellingham juga diwarnai kontribusi penting dalam fase gugur. Ia mencetak dua gol dalam kemenangan dramatis Inggris atas Meksiko pada pertandingan babak 16 besar di Stadion Azteca. Setelah itu, ia kembali mencetak dua gol, kali ini dalam kemenangan perempat final melawan Norwegia di Miami. Kedua penampilan tersebut menjadi bagian dari catatan golnya di turnamen, sekaligus menunjukkan bahwa ia turut mencetak gol dalam dua pertandingan penting menuju pencapaian Inggris di Piala Dunia.
Secara keseluruhan, tujuh gol itu mengantarkan Bellingham ke rekor baru bagi pemain timnas pria Inggris dalam turnamen besar. Catatan tersebut berkaitan dengan satu Piala Dunia, yakni edisi 2026, ketika Inggris finis di posisi ketiga. Dengan demikian, penghargaan individu yang diterimanya berlangsung dalam konteks pencapaian tim yang juga menjadi yang terbaik bagi Inggris di kompetisi tersebut sejak 1966. Sumber pengumuman menyebut rekor gol dan posisi akhir tim sebagai bagian dari rangkaian penampilan gemilang Bellingham.
Di luar catatan golnya, Bellingham juga mencatat pencapaian sebagai pemain Eropa termuda yang tampil dalam empat turnamen besar. Hal itu menambah sorotan terhadap keterlibatannya di panggung turnamen besar, di samping rekor tujuh gol yang ia bukukan di Piala Dunia. Namun, pengakuan sebagai Pemain Terbaik Timnas Pria Inggris Tahun Ini ditentukan oleh suara pendukung, sementara capaian di lapangan yang disebutkan FA mencakup gol-golnya dan kiprah Inggris dalam kompetisi.
Manajer timnas Inggris, Thomas Tuchel, memberikan penilaian tinggi atas penampilan Bellingham. Ia menyebut pemain tersebut sebagai “salah satu pemain terbaik turnamen, bukan hanya bagi kami, tetapi bagi keseluruhan turnamen.” Komentar itu menempatkan Bellingham bukan hanya sebagai sosok yang menonjol bagi Inggris, tetapi juga sebagai salah satu pemain terbaik di antara seluruh peserta Piala Dunia.
Tuchel juga menilai Bellingham telah memperlihatkan potensi maksimalnya dan mampu tampil kuat dalam tekanan. “Dia benar-benar mewujudkan potensi maksimalnya; Anda bisa melihat betapa hebatnya jiwa kompetitif dan betapa tangguhnya dia layaknya sebuah mesin,” ujar Tuchel. Ia melanjutkan, “Dia justru tampil gemilang di bawah tekanan; dia sangat menyukai momen-momen dan panggung besar seperti ini, dan situasi tersebut memunculkan kemampuan terbaik dalam dirinya.” Penilaian sang manajer menggarisbawahi bagaimana Bellingham merespons tuntutan pertandingan besar selama turnamen.
Sementara Bellingham menerima penghargaan pemain terbaik, kapten Inggris Harry Kane menutup musim sebagai pencetak gol terbanyak tim untuk musim ketujuh berturut-turut. Kane mencetak 12 gol di seluruh kompetisi tim nasional, menyamai rekor jumlah gol terbaiknya untuk Inggris. Catatan itu menjaga konsistensinya sebagai pencetak gol utama tim dalam tujuh musim beruntun.
Kane menyebut pencapaian tersebut sebagai “bukti konsistensi”. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan setim dan para pelatih atas dukungan yang diberikan. Dengan Bellingham meraih penghargaan pilihan para pendukung dan Kane kembali memimpin daftar pencetak gol Inggris, pengumuman FA menyoroti dua catatan individu dari musim tim nasional. Keduanya hadir bersamaan dengan pencapaian Inggris di Piala Dunia 2026, ketika tim mengamankan posisi ketiga dan hasil terbaiknya di kompetisi itu sejak 1966.
Dua catatan tersebut memperlihatkan sisi berbeda dari musim tim nasional Inggris. Penghargaan Bellingham merupakan hasil pilihan para pendukung, sedangkan catatan Kane merujuk pada jumlah golnya di seluruh kompetisi tim nasional. Keduanya berkaitan dengan capaian individu yang diumumkan dalam laporan FA, sementara posisi ketiga menjadi hasil Inggris di Piala Dunia. Dalam laporan yang sama, gol-gol Bellingham, penilaian Tuchel, serta kontribusi Kane menjadi bagian dari gambaran musim yang mendapat perhatian.
Keterangan foto: Bellingham setelah mencetak gol ke gawang Meksiko dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia
-
26 Oct 2026Kabar Buruk Hantam Real Madrid Jelang El Clasico! Courtois Tumbang karena Flu, Lunin Siap Hadapi Barcelona
-
26 Oct 2026Manchester United Dipermalukan Bournemouth 0-3 di Old Trafford, Kursi Michael Carrick Makin Panas!
-
23 Oct 2026Aston Villa Menggila di Liga Champions! Viking Dibungkam 3-1, Unai Emery Selangkah Lebih Dekat ke 16 Besar
-
23 Oct 2026Wayne Rooney Murka! Sebut Pemain Manchester United Egois Usai Bruno Fernandes Kritik Staf Pelatih
-
21 Oct 2026Liverpool Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol, Hajar Villarreal 4-3 dalam Drama Tujuh Gol di Anfield
-
21 Oct 2026Manchester City Libas AEK Athens 5-1 dan Bangkit di Liga Champions
-
19 Oct 2026Manchester United Gagal Bangkit! Leeds Comeback
-
18 Oct 2026Messi Menggila! Cetak Dua Gol dalam Empat Menit, Inter Miami Tundukkan Atlanta United 3-1
-
18 Oct 2026Pedro Neto Bersinar dengan Brace, Chelsea Taklukkan Everton 2-0 di Tengah Insiden Cedera Kepala Martinez
-
17 Oct 2026Aksi Antisemit Suporter Hajduk Split Picu Kecaman, 12 Orang Ditangkap Usai Laga Kontra Ajax
HOT NEWS
TRENDING
SETIAWD Manchester United Dipermalukan Bournemouth 0-3 di Old Trafford, Kursi Michael Carrick Makin Panas! Setianews – Manchester United kembali menelan…
SETIAWD Manchester City Libas AEK Athens 5-1 dan Bangkit di Liga Champions Setianews – Manchester City menunjukkan mentalitas kuat dengan…
SETIAWD Manchester United Gagal Bangkit! Leeds Comeback Setianews – Manchester United kembali gagal menunjukkan kebangkitan yang diharapkan setelah ditahan…
SETIAWD Andy Burnham Siap Buka-bukaan soal Hubungannya dengan Manchester City Setianews – Andy Burnham berjanji akan mengungkap secara terbuka…
SETIAWD Arsenal Tunjukkan Mental Juara! Tekuk Leeds 2-1, The Gunners Tempel Ketat Manchester City di Puncak Liga Premier Setianews –…
-
Dua Gol Sesko Tak Selamatkan United: Era Pascapemecatan Amorim Dimulai dengan Hasil Imbang Pahit di Markas Burnley
-
Fulham Tundukkan Chelsea 10 Pemain di Craven Cottage: Era Rosenior Dimulai dengan Pahit dari Tribun Penonton
-
Chevalier Bersinar, PSG Tumbangkan Marseille untuk Angkat Trofi Champions Prancis
-
Diallo Menyala, Gajah Perkasa: Pantai Gading Libas Burkina Faso 3-0 dan Tantang Mesir di Perempat Final
-
Torino Tikam Roma di Menit 90, Giallorossi Tersingkir 2-3 dari Coppa Italia
-
Ikone Membungkam Parc des Princes: Paris FC Singkirkan PSG, Derby Paris Hadirkan Kejutan Besar di Coupe de France
-
Maroko Libas Nigeria Lewat Drama Adu Penalti untuk Tembus Final Piala Afrika
-
Kane Pimpin Kebangkitan: Bayern Lumat Leipzig 5-1, Rekor Menggunung dan Jarak 11 Poin Terjaga
-
Kembali ke Oranje: Van Nistelrooy Siap Asah Tajam Belanda Menuju Piala Dunia 2026
-
City Dekati Marc Guehi: Kesepakatan Prinsip Disepakati di Tengah Krisis Pertahanan
-
Ulangan Final yang Membara: Chelsea Menjamu Manchester United di Babak Kelima Piala FA Wanita
-
Tiga Menit Ajaib Kane, Bayern 10 Pemain Melaju ke 16 Besar Liga Champions
-
Finalissima 2026 di Lusail: Tiket Spanyol vs Argentina Mulai Dijual 25 Februari, Qatar Gelar Pesta Sepak Bola Sepekan
-
Carrick Tetap Membumi: Euforia Derby Diredam, United Menatap Ujian Berat di Markas Arsenal
-
Delapan Sempurna: Arsenal Sapu Bersih Fase Liga Champions, Kunci Puncak Klasemen Usai Tundukkan Kairat 3-2
-
Salah Kembali, Liverpool Lumat Marseille 3-0
-
City Bangkit di Etihad: Marmoush–Semenyo Antar Kemenangan, Tekanan ke Arsenal Meningkat
-
Drama di Emirates: Roket Cunha Guncang Arsenal, Perebutan Gelar Kian Memanas
-
Trubin Menanduk Mimpi Madrid: Benfica Libas 4-2, Arbeloa Didorong ke Jalur Play-off Liga Champions
-
Blatter Dukung Seruan Fans Hindari Piala Dunia di AS, Isu Keamanan Memanas