SETIAWD
Swiss Singkirkan Kolombia Lewat Adu Penalti, Tantang Argentina di Perempat Final
Setianews – Swiss memastikan langkah ke perempat final Piala Dunia FIFA setelah menyingkirkan Kolombia lewat adu penalti dengan skor 4-3, menyusul hasil imbang tanpa gol dalam pertandingan babak 16 besar yang berlangsung di Vancouver, 08/07/2026 – 04:02. Laga yang menjadi penutup fase 16 besar turnamen ini berjalan ketat sejak awal hingga akhir, mempertemukan dua tim yang sama-sama tampil disiplin sehingga peluang bersih sulit tercipta sepanjang waktu normal.
Dalam pertandingan yang berlangsung hati-hati namun tetap menegangkan itu, Swiss pada akhirnya keluar sebagai pemenang berkat ketenangan mereka dalam momen-momen penentuan. Kiper Gregor Kobel tampil sebagai tokoh utama kemenangan setelah melakukan penyelamatan penting dalam adu penalti dengan menggagalkan eksekusi Cucho Hernandez. Setelah momen krusial tersebut, Ruben Vargas maju dan dengan tenang mencetak penalti penentu yang mengantar Swiss ke babak delapan besar, tempat mereka sudah ditunggu juara bertahan Argentina.
Sejak menit-menit awal, pertandingan memperlihatkan betapa sulitnya kedua tim menemukan celah di lini pertahanan lawan. Kolombia lebih dulu mengancam melalui Gustavo Puerta, yang melepaskan tendangan melengkung dari tepi kotak penalti. Upaya itu sempat membuka harapan bagi Kolombia untuk memecah kebuntuan lebih cepat, tetapi Kobel menunjukkan kualitasnya dengan melakukan tepisan brilian untuk menjaga gawang Swiss tetap aman.
Swiss tidak tinggal diam dan berusaha memberikan respons. Mereka memperoleh peluang melalui Fabian Rieder dan Dan Ndoye, dua upaya yang sempat memberi tekanan kepada pertahanan Kolombia. Namun, Camilo Vargas juga tampil sigap di bawah mistar dan berhasil menggagalkan kedua kesempatan tersebut. Ketangguhan kedua penjaga gawang itu menjadi gambaran utama pertandingan, ketika setiap peluang yang mengarah ke gawang dibalas dengan penyelamatan penting.
Setelah turun minum, keseimbangan permainan tidak banyak berubah. Swiss lebih banyak memegang kendali bola dan mencoba membangun serangan dengan sabar, tetapi Kolombia tetap mampu terlihat berbahaya setiap kali memperoleh ruang untuk melancarkan serangan balik. Walau demikian, efektivitas di sepertiga akhir lapangan masih menjadi persoalan bagi kedua tim.
Salah satu peluang terbaik Kolombia pada fase ini hadir ketika Luis Suarez memperoleh kesempatan melepaskan tembakan. Namun, upaya tersebut justru melenceng jauh dari gawang, membuat skor tetap tidak berubah. Di sisi lain, Swiss terus berusaha menekan lewat penguasaan bola yang lebih dominan, tetapi ketatnya organisasi pertahanan Kolombia membuat mereka tidak mudah mendapatkan peluang emas yang benar-benar bersih.
Karena tak ada gol yang tercipta sepanjang waktu normal, pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Justru pada fase inilah tempo dan intensitas pertandingan kembali hidup. Kolombia nyaris memecah kebuntuan lewat situasi sepak pojok ketika Jhon Lucumi berhasil menyundul bola. Sundulannya mengarah berbahaya, tetapi hanya membentur mistar gawang. Momen itu menjadi salah satu saat paling dekat bagi Kolombia untuk mengakhiri pertandingan tanpa harus melalui adu penalti.
Tekanan Kolombia belum berhenti. Tak lama kemudian, Kobel kembali menunjukkan peran pentingnya dengan melakukan penyelamatan luar biasa untuk menggagalkan peluang Jaminton Campaz. Penampilan Kobel sepanjang pertandingan semakin menegaskan betapa besar pengaruhnya dalam menjaga Swiss tetap bertahan di tengah tekanan lawan.
Swiss juga memiliki kesempatan mereka sendiri pada perpanjangan waktu. Di ujung lapangan yang lain, Camilo Vargas harus bekerja keras untuk menahan tembakan pemain pengganti Zeki Amdouni. Dengan demikian, kedua kiper sama-sama terus menjaga timnya dalam permainan, memperpanjang ketegangan hingga menit-menit terakhir.
Menjelang akhir perpanjangan waktu, Campaz memperoleh peluang emas yang berpotensi menjadi penentu kemenangan Kolombia. Namun, kesempatan terbesar dalam pertandingan itu justru terbuang ketika tembakannya melambung di atas gawang. Kegagalan memanfaatkan peluang tersebut memastikan laga berlanjut ke adu penalti, sebuah akhir yang terasa sepadan untuk duel yang sejak awal berlangsung sangat rapat dan sulit dipisahkan.
Dalam adu penalti, ketegangan semakin memuncak ketika kedua tim sama-sama sempat gagal mencetak gol dari titik putih. Di tengah tekanan besar, Kobel kembali hadir sebagai pembeda bagi Swiss. Ia melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan penalti Cucho Hernandez, memberi keunggulan psikologis yang sangat berharga bagi timnya pada saat-saat paling menentukan.
Setelah penyelamatan itu, tanggung jawab terakhir berada di kaki Ruben Vargas. Ia menjalankan tugasnya dengan tenang dan berhasil mengeksekusi penalti kemenangan, memastikan Swiss menang 4-3 dalam adu penalti dan melaju ke perempat final. Gol tersebut menutup pertandingan panjang yang dipenuhi duel ketat, disiplin pertahanan, dan penampilan gemilang kedua penjaga gawang.
Keberhasilan ini membuat Swiss mencapai perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1954. Setelah menyingkirkan Kolombia dalam laga yang menuntut kesabaran dan ketahanan mental tinggi, Swiss kini akan menghadapi Argentina pada hari Sabtu untuk memperebutkan satu tempat di babak semifinal. Sementara itu, bagi Kolombia, pertandingan ini akan dikenang sebagai laga yang berjalan seimbang namun pada akhirnya ditentukan oleh detail kecil, termasuk peluang besar yang gagal dimaksimalkan serta satu penyelamatan krusial dari Gregor Kobel di adu penalti.
-
30 Aug 2026Chelsea Datangkan Emiliano Martinez dari Aston Villa dengan Kontrak Tiga Tahun
-
30 Aug 2026Messi Menggila dengan Empat Gol, Inter Miami Hancurkan Montreal 7-1
-
29 Aug 2026Omar Marmoush Resmi Menjadi Senjata Baru Tottenham dalam Proyek Roberto De Zerbi
-
29 Aug 2026Raphinha dan Fermin Lopez Antar Barcelona Menang 2-0 di Camp Nou
-
21 Aug 2026Bruno Guimaraes Diragukan Tampil saat Arsenal Buka Liga Premier Kontra Coventry City
-
20 Aug 2026Menang 2-0 atas Málaga, Atlético Masih Mencari Jawaban di Tengah Absennya Álvarez
-
20 Aug 2026Richard Masters Dorong Kandidat Pemersatu di Tengah Ujian Tata Kelola FIFA
-
13 Aug 2026Romelu Lukaku Resmi Berlabuh di Fenerbahce, Siap Menghidupkan Ambisi Istanbul
-
13 Aug 2026Xavi Memimpin Oranje: Ikatan Sepak Bola Belanda Membawanya ke Timnas
-
13 Aug 2026Arsenal Datangkan Bruno Guimaraes dari Newcastle dalam Transfer Senilai Dilaporkan £75 Juta
HOT NEWS
TRENDING
SETIAWD Chelsea Datangkan Emiliano Martinez dari Aston Villa dengan Kontrak Tiga Tahun Setianews – Chelsea resmi merekrut kiper Emiliano “Dibu”…
SETIAWD Bruno Guimaraes Diragukan Tampil saat Arsenal Buka Liga Premier Kontra Coventry City Setianews – Arsenal bersiap mengawali Liga…
SETIAWD Arsenal Datangkan Bruno Guimaraes dari Newcastle dalam Transfer Senilai Dilaporkan £75 Juta Setianews – Juara Liga Premier Arsenal…
SETIAWD Chelsea Resmi Rekrut Valentin Barco hingga 2033, Tambah Kekuatan Baru Jelang Musim Baru Setianews – Chelsea resmi merekrut…
SETIAWD Iraola Redakan Kekhawatiran Cedera Frimpong usai Liverpool Tumbang dari Leeds Setianews – Manajer Liverpool Andoni Iraola berupaya meredakan…
-
Chevalier Bersinar, PSG Tumbangkan Marseille untuk Angkat Trofi Champions Prancis
-
Fulham Tundukkan Chelsea 10 Pemain di Craven Cottage: Era Rosenior Dimulai dengan Pahit dari Tribun Penonton
-
Dua Gol Sesko Tak Selamatkan United: Era Pascapemecatan Amorim Dimulai dengan Hasil Imbang Pahit di Markas Burnley
-
Diallo Menyala, Gajah Perkasa: Pantai Gading Libas Burkina Faso 3-0 dan Tantang Mesir di Perempat Final
-
Ikone Membungkam Parc des Princes: Paris FC Singkirkan PSG, Derby Paris Hadirkan Kejutan Besar di Coupe de France
-
Torino Tikam Roma di Menit 90, Giallorossi Tersingkir 2-3 dari Coppa Italia
-
Maroko Libas Nigeria Lewat Drama Adu Penalti untuk Tembus Final Piala Afrika
-
City Dekati Marc Guehi: Kesepakatan Prinsip Disepakati di Tengah Krisis Pertahanan
-
Kembali ke Oranje: Van Nistelrooy Siap Asah Tajam Belanda Menuju Piala Dunia 2026
-
Kane Pimpin Kebangkitan: Bayern Lumat Leipzig 5-1, Rekor Menggunung dan Jarak 11 Poin Terjaga
-
Ulangan Final yang Membara: Chelsea Menjamu Manchester United di Babak Kelima Piala FA Wanita
-
Finalissima 2026 di Lusail: Tiket Spanyol vs Argentina Mulai Dijual 25 Februari, Qatar Gelar Pesta Sepak Bola Sepekan
-
Salah Kembali, Liverpool Lumat Marseille 3-0
-
Tiga Menit Ajaib Kane, Bayern 10 Pemain Melaju ke 16 Besar Liga Champions
-
Carrick Tetap Membumi: Euforia Derby Diredam, United Menatap Ujian Berat di Markas Arsenal
-
Drama di Emirates: Roket Cunha Guncang Arsenal, Perebutan Gelar Kian Memanas
-
Delapan Sempurna: Arsenal Sapu Bersih Fase Liga Champions, Kunci Puncak Klasemen Usai Tundukkan Kairat 3-2
-
City Bangkit di Etihad: Marmoush–Semenyo Antar Kemenangan, Tekanan ke Arsenal Meningkat
-
Trubin Menanduk Mimpi Madrid: Benfica Libas 4-2, Arbeloa Didorong ke Jalur Play-off Liga Champions
-
Blatter Dukung Seruan Fans Hindari Piala Dunia di AS, Isu Keamanan Memanas