SETIANEWS Berita Bola Terkini Situs Setiawd

SETIAWD

Iran Gelar Laga Tertutup Terakhir di Turki, Skuad Piala Dunia Bersiap Terbang ke Meksiko di Tengah Ketidakpastian Visa AS

 

Setianews – Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) mengonfirmasi pada hari Rabu bahwa tim nasional sepak bola Iran akan menggelar pertandingan pemanasan terakhir mereka jelang Piala Dunia 2026 secara tertutup di Antalya, Turki, pada hari Kamis, sebelum akhirnya bertolak menuju Meksiko pada hari Sabtu. Keputusan menutup laga dari publik itu menyertai serangkaian kerumitan diplomatik yang masih membayangi perjalanan Tim Melli menuju turnamen akbar tersebut, terutama menyangkut proses pengurusan visa Amerika Serikat yang hingga kini belum tuntas sepenuhnya.

Skuad Iran telah menjalani kamp pelatihan di resor tepi selatan Turki, Antalya, sejak 18 Mei. Selama kurang lebih tiga pekan bermukim di sana, para pemain menempa kondisi fisik dan taktik sambil menanti kepastian visa yang menjadi syarat mutlak sebelum mereka bisa menginjakkan kaki di wilayah Amerika Utara, lokasi perhelatan Piala Dunia 2026. Pada hari Kamis, mereka dijadwalkan menghadapi Mali dalam satu laga persahabatan tertutup — penutup dari rangkaian uji coba pramusim yang juga mencakup kemenangan 3-1 atas Gambia pada 29 Mei lalu.

Setelah laga tersebut rampung, tim berencana meninggalkan Antalya pada Sabtu, 6 Juni, pukul 15.20 waktu setempat atau 12.20 GMT, dengan penerbangan yang akan melewati Spanyol sebelum akhirnya mendarat di Tijuana, Meksiko. Berdasarkan pernyataan resmi tim, skuad dijadwalkan tiba di kota perbatasan itu pada pukul 01.30 waktu setempat atau 07.30 GMT, Minggu, 7 Juni — tepat empat hari sebelum Piala Dunia resmi bergulir pada 11 Juni.

Pemilihan Tijuana sebagai markas Tim Melli selama turnamen bukan tanpa alasan. Kepala Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, mengungkapkan pada 24 Mei bahwa Iran terpaksa memindahkan basis operasional mereka dari Tucson, Arizona, Amerika Serikat, ke kota di barat laut Meksiko itu. Ketegangan yang muncul akibat konflik bersenjata antara Iran dan Amerika Serikat menjadi faktor utama di balik keputusan itu, sekaligus memperumit proses penerbitan visa bagi para pemain dan ofisial tim.

Situasi geopolitik yang melatarbelakangi semua ini memang jauh dari sederhana. Militer Amerika Serikat, bersama Israel, mulai melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, memantik perang yang berlangsung selama beberapa pekan. Permusuhan itu kemudian dihentikan melalui gencatan senjata yang dicapai pada 8 April. Meski konflik secara fisik telah mereda, dampak diplomatiknya masih terasa, salah satunya tercermin dari sulitnya pengurusan visa AS bagi warga negara Iran — termasuk para pesepak bola yang sebenarnya hanya ingin berlaga dalam turnamen olahraga bergengsi itu.

Dalam pernyataannya pada Senin malam, Taj menyampaikan optimisme hati-hati bahwa para pemain diharapkan menerima visa untuk Meksiko pada hari Selasa atau Rabu, dan setelah itu visa AS akan menyusul dalam waktu singkat. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi apakah seluruh dokumen perjalanan tersebut telah diterima oleh seluruh anggota skuad.

Di tengah berbagai rintangan itu, Tim Melli tetap harus fokus pada tantangan di dalam lapangan. Iran tergabung dalam Grup G Piala Dunia 2026 dan akan menjalani tiga pertandingan fase grup yang semuanya bernilai krusial. Mereka akan pertama kali beradu dengan Selandia Baru di Los Angeles pada 15 Juni, dilanjutkan dengan duel menghadapi Belgia — salah satu tim unggulan — di kota yang sama pada 21 Juni. Pekan terakhir fase grup membawa mereka ke Seattle untuk menghadapi Mesir pada 26 Juni.

Piala Dunia 2026 sendiri merupakan edisi bersejarah yang diselenggarakan secara bersama oleh tiga negara — Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada — dan akan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli. Bagi Iran, keikutsertaan dalam turnamen ini membawa beban ganda: membuktikan kualitas di atas lapangan sambil menavigasi kompleksitas politik yang jarang dialami oleh tim mana pun dalam sejarah Piala Dunia.

HOT NEWS

TRENDING

West Ham Terjun ke Championship, Spurs Lolos dari Jurang Degradasi

Setiawd : Dari Divisi Empat ke Bundesliga, Kota Kecil Elversberg Ciptakan Sejarah…

Setiawd : Tendangan Bebas Keras Modiba Jadikan Sundowns Tuan Rumah yang Menang…

Setiawd : Vinicius Bawa Madrid Menang, tapi Sevilla Tetap Bertahan Berkat Keajaiban…

Setiawd : Pesta Trofi Ternod PSG Rayakan Gelar Ligue 1 Kelima Beruntun,…

Scroll to Top