SETIANEWS Berita Bola Terkini Situs Setiawd

SETIAWD

Tajam di Bundesliga, Schick Ditunjuk Jadi Ujung Tombak Ceko untuk Tantang Dunia

 

Setianews Patrik Schick resmi menjadi tumpuan utama serangan Republik Ceko di Piala Dunia mendatang. Striker Bayer Leverkusen itu masuk dalam daftar 26 pemain yang diumumkan pelatih Miroslav Koubek di Praha pada hari Minggu, dan namanya langsung disebut sebagai ujung tombak andalan tim Bohemian Lions dalam turnamen akbar empat tahunan tersebut.

Keputusan Koubek untuk mengandalkan Schick bukanlah tanpa alasan. Striker berusia 30 tahun itu tampil mengesankan di Bundesliga musim lalu dengan mencetak 16 gol dari 28 pertandingan bersama Leverkusen — angka yang cukup solid mengingat dirinya dikenal kerap dibayangi masalah cedera sepanjang karier. Di panggung internasional, namanya sudah terpatri kuat: 25 gol dalam 52 penampilan bersama tim nasional, termasuk raihan lima gol di Euro 2020 yang membuatnya berbagi gelar top skor turnamen bersama superstar Portugal, Cristiano Ronaldo. Bagi Ceko, Schick bukan sekadar penyerang — ia adalah simbol harapan.

Ceko akan bersaing di Grup A bersama Meksiko, Afrika Selatan, dan Korea Selatan. Ini merupakan penampilan Piala Dunia kedua mereka sejak negara itu berdiri sebagai entitas mandiri menyusul pemisahan dengan Slovakia pada 1993. Pengalaman pertama mereka di panggung terbesar sepak bola dunia terjadi pada Piala Dunia 2006, kala mereka tersingkir di babak penyisihan grup meski diperkuat deretan nama besar seperti Petr Cech, Pavel Nedved, Tomas Rosicky, dan Milan Baros. Dua dekade berselang, generasi baru kini mendapat kesempatan untuk menulis ulang sejarah.

Namun Koubek tak memandang remeh rintangan yang menanti. Pelatih berusia 74 tahun itu sudah lebih dulu angkat bicara soal tantangan Grup A, menyebutnya sebagai “sangat sulit.” Kekhawatirannya bukan hanya soal kualitas lawan, melainkan juga faktor iklim — khususnya di Meksiko, di mana Ceko dijadwalkan menjalani dua laga. Suhu dan kelembapan ekstrem di sana bisa menjadi ujian tersendiri bagi stamina para pemain. Meski begitu, Koubek menetapkan target yang realistis namun penuh ambisi. “Tujuan kami adalah mencapai babak play-off. Itu akan menjadi sebuah kesuksesan,” tegasnya.

Perjalanan Ceko menuju Piala Dunia sendiri tidaklah mudah. Mereka harus berjuang melewati babak play-off kualifikasi pada Maret lalu, menyingkirkan Irlandia dan Denmark lewat drama adu penalti. Ketegangan demi ketegangan dilalui sebelum akhirnya tiket ke turnamen utama berhasil digenggam. Lolosnya Ceko semakin berarti mengingat perjalanan kualifikasi mereka sebelumnya diwarnai momen memalukan — termasuk kekalahan dari Kepulauan Faroe yang memantik kemarahan publik.

Badai itu sempat menimpa Tomas Soucek, gelandang West Ham United yang dikenal sebagai pemimpin di lapangan. Upaya Soucek untuk meminta maaf kepada suporter atas hasil buruk kualifikasi justru menuai respons negatif, menggerus kepercayaan publik terhadapnya. Akibatnya, ban kapten yang selama ini melingkar di lengannya kini berpindah ke Ladislav Krejci, bek Wolverhampton. Soucek tetap dipanggil ke skuad Piala Dunia, namun perannya sebagai pemimpin formal tim sudah berganti tangan.

Menariknya, baik Krejci maupun Soucek sama-sama datang dari klub yang terdegradasi dari Liga Primer Inggris musim ini — Wolverhampton dan West Ham. Namun Koubek tetap mempertahankan keduanya, menunjukkan bahwa penilaian terhadap pemain nasional tak semata-mata bergantung pada performa klub.

Sementara itu, ada satu nama yang justru absen dari daftar dan mengundang tanda tanya: Antonin Kinsky. Kiper Tottenham Hotspur itu tampil gemilang musim lalu dan berperan besar dalam membantu Spurs menghindari degradasi. Namun Koubek memilih tidak memanggilnya, sebuah keputusan yang kemungkinan akan terus diperdebatkan oleh para pengamat sepak bola Ceko menjelang turnamen berlangsung.

Di lini tengah, beban sebagai pengatur serangan akan banyak ditanggung oleh Pavel Sulc. Gelandang Lyon itu menjadi salah satu pemain paling produktif dalam skuad dengan 11 gol di Ligue 1 musim lalu. Sulc diharapkan bisa menjadi motor kreatif yang menggerakkan permainan Ceko, sekaligus penghubung antara lini tengah dan Schick di depan.

Koubek juga memberikan kepercayaan kepada pemain muda. Hugo Sochurek, gelandang Sparta Prague berusia 17 tahun, masuk dalam skuad dan menjadi salah satu dari empat pemain yang melakukan debut internasional saat Ceko mengalahkan Kosovo 2-1 dalam laga persahabatan di Praha, hari yang sama dengan pengumuman skuad. Kehadiran Sochurek mencerminkan keberanian Koubek untuk membangun tim dengan campuran pengalaman dan potensi masa depan.

Dalam pertandingan melawan Kosovo itu, Adam Hlozek tampil sebagai pahlawan lewat gol penentu kemenangan. Pemain sayap Hoffenheim tersebut kembali bergabung setelah pulih dari cedera yang membuatnya hanya bisa bermain 37 menit sepanjang musim Bundesliga lalu. Kembalinya Hlozek memberikan opsi tambahan di sisi sayap yang sangat dibutuhkan Ceko untuk variasi serangan mereka.

Dengan Schick sebagai tombak, Sulc sebagai otak kreatif, dan Soucek sebagai gelandang bertulang punggung, Ceko tampaknya memiliki keseimbangan yang cukup untuk bersaing di level tertinggi. Misi mereka jelas: melampaui pencapaian 2006, keluar dari fase grup, dan membuktikan bahwa generasi baru sepak bola Ceko layak diperhitungkan dunia. Grup A yang berat menanti, tetapi skuad Praha ini berangkat bukan untuk sekadar hadir — mereka berangkat untuk bertarung.

HOT NEWS

TRENDING

West Ham Terjun ke Championship, Spurs Lolos dari Jurang Degradasi

Setiawd : Dari Divisi Empat ke Bundesliga, Kota Kecil Elversberg Ciptakan Sejarah…

Setiawd : Tendangan Bebas Keras Modiba Jadikan Sundowns Tuan Rumah yang Menang…

Setiawd : Vinicius Bawa Madrid Menang, tapi Sevilla Tetap Bertahan Berkat Keajaiban…

Setiawd : Pesta Trofi Ternod PSG Rayakan Gelar Ligue 1 Kelima Beruntun,…

Scroll to Top