SETIANEWS Berita Bola Terkini Situs Setiawd

SETIAWD

Malam yang Sempurna di Mainz: Undav Bersinar Dua Gol, Musiala Kembali Mempesona saat Jerman Hajar Finlandia 4-0

 

Setianews Deniz Undav tampil sebagai bintang utama ketika Jerman menutup rangkaian pertandingan pemanasan kandang mereka dengan kemenangan meyakinkan 4-0 atas Finlandia di Mainz pada hari Minggu. Dengan mencetak dua gol dan menyumbang satu assist, Undav menjadi sosok yang paling banyak bicara di atas lapangan dalam laga yang juga menjadi panggung comeback menggembirakan Jamal Musiala setelah absen panjang karena cedera.

Kemenangan telak ini hadir dalam momen yang tepat bagi tim asuhan Julian Nagelsmann. Jerman, juara Piala Dunia empat kali, kini tinggal memiliki satu pertandingan persahabatan tersisa sebelum turnamen benar-benar dimulai — yakni melawan Amerika Serikat selaku tuan rumah bersama Piala Dunia di Chicago pada hari Sabtu mendatang. Setelahnya, mereka akan menjalani laga pembuka resmi melawan Curaçao pada 14 Juni. Malam di Mainz, dengan segala golnya yang mengalir deras, menjadi modal kepercayaan diri yang tak ternilai.

Kesempatan langka terbuka bagi Undav karena Kai Havertz, finalis Liga Champions, belum bergabung dengan skuad nasional. Pelatih Nagelsmann memanfaatkan momen tersebut dengan melakukan perombakan signifikan pada susunan pemain, memberikan kesempatan mulai dari menit pertama kepada Undav, bek Nathaniel Brown, dan gelandang Felix Nmecha. Yang paling menarik perhatian adalah keputusan Nagelsmann memasukkan nama Lennart Karl, remaja 18 tahun, ke dalam starting eleven untuk pertama kalinya — sebuah debut penuh yang langsung direspons Karl dengan performa yang mengesankan.

Sejak peluit pertama dibunyikan, Karl langsung memperlihatkan mengapa ia dipilih. Ia bergerak lincah dari sisi kanan, menusuk pertahanan Finlandia dengan energi dan keberanian khas pemain muda yang tak kenal takut. Namun, babak pertama sempat berjalan alot sebelum gol pembuka hadir. Brown menemukan Undav dalam posisi yang mengancam, tetapi kiper veteran Finlandia, Lukas Hradecky, berhasil menghalau tembakan striker Stuttgart tersebut.

Keunggulan itu akhirnya datang pada menit ke-34. Kapten Joshua Kimmich mengirimkan umpan silang terarah dari sisi kanan, dan Undav menyambutnya dengan sundulan yang akurat untuk merobek gawang Hradecky. Gol yang terlihat begitu sederhana namun lahir dari pergerakan dan penyelesaian yang matang.

Babak kedua menjadi milik Jerman sepenuhnya. Begitu wasit meniup tanda dimulainya babak kedua, Undav langsung kembali mengancam. Ia memanfaatkan kesalahan bek Finlandia, Ville Koski, yang memberikan umpan buruk, lalu dengan cepat mengalirkan bola kepada Florian Wirtz untuk mengeksekusi gol kedua tim. Assist yang cerdas, lahir dari intensitas menekan dan kecakapan membaca situasi secara instan.

Belum genap satu jam pertandingan berjalan, Undav kembali menjadi sorotan. Kali ini ia menerima umpan dari Karl — seolah keduanya sudah lama bermain bersama — dan dengan tenang menaklukkan Hradecky untuk mencetak gol keduanya sekaligus gol ketiganya bagi Jerman malam itu. Gol tersebut merupakan yang keenam bagi Undav dalam delapan penampilannya bersama tim nasional, sebuah catatan produktivitas yang sangat solid. Sayangnya, selebrasi Undav berakhir cepat: ia langsung ditarik keluar setelah mencetak gol tersebut karena mengalami cedera.

Meski demikian, Undav tampak tidak terlalu khawatir. “Sedikit nyeri, tetapi tidak parah. Semuanya baik-baik saja. Saya perlu perawatan beberapa hari dan kemudian saya akan baik-baik saja,” ujarnya menanggapi kondisi fisiknya usai pertandingan. Dan soal penampilannya secara keseluruhan, Undav tidak menyembunyikan kebahagiaannya. “Ini adalah malam yang sempurna. Malam yang menyenangkan, keluarga ada di sini, yang terpenting adalah kami menang. Saya memberikan tiga kontribusi gol — tidak mungkin lebih baik lagi,” katanya kepada jaringan ZDF Jerman.

Satu momen yang tak kalah ditunggu-tunggu oleh para pendukung Jerman di seluruh dunia adalah kembalinya Jamal Musiala. Gelandang muda berbakat itu absen hampir sepanjang musim karena menderita patah kaki, dan malam di Mainz menjadi pertandingan pertamanya membela tim nasional sejak Maret 2025 — berarti ada jeda 434 hari yang harus ia lewati sebelum kembali mengenakan seragam Die Mannschaft. Musiala langsung memanfaatkan kesempatan itu sebaik-baiknya. Ia menutup kemenangan Jerman dengan melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti, melengkapi skor menjadi 4-0 dan membuat seluruh stadion bersukacita.

“Saya harap ini menyenangkan bagi semua orang — ini menyenangkan bagi saya,” ujar Musiala dengan penuh senyum. “Ini akan bermanfaat bagi saya. Saya sudah lama tidak mencetak gol.” Ucapan yang sederhana, tetapi menggambarkan betapa besar artinya momen tersebut bagi sang pemain yang telah melewati masa rehabilitasi panjang dan menyakitkan.

Dari kubu lawan, Finlandia yang berada di peringkat 73 dunia memang tidak pernah diharapkan mampu memberikan perlawanan berarti bagi tim sekelas Jerman. Ketimpangan kualitas antara dua tim sudah terasa nyata sejak awal, dan skor akhir 4-0 mencerminkan dominasi total Jerman tanpa perlu dilebih-lebihkan. Finlandia sejatinya sudah melakukan yang terbaik, tetapi kelas berbicara di atas segalanya.

Di sisi lain, ketidakhadiran beberapa nama utama juga mewarnai pertandingan ini. Kiper veteran Manuel Neuer, yang sempat mengejutkan publik dengan kembalinya ke tim nasional hampir dua tahun setelah mengumumkan pensiun internasionalnya, terpaksa absen akibat cedera betis. Posisinya digantikan oleh Oliver Baumann, yang tampil relatif aman di bawah mistar gawang sepanjang malam.

Kemenangan ini tidak hanya soal angka di papan skor. Bagi Nagelsmann, ia mendapat jawaban penting: Undav bisa diandalkan sebagai pencetak gol ketika dibutuhkan, Karl siap bersaing di level tertinggi, dan yang terpenting, Musiala telah kembali. Dengan fondasi semacam itu, Jerman melangkah menuju Piala Dunia dengan langkah yang jauh lebih mantap dan keyakinan yang sedang tumbuh subur.

HOT NEWS

TRENDING

West Ham Terjun ke Championship, Spurs Lolos dari Jurang Degradasi

Setiawd : Dari Divisi Empat ke Bundesliga, Kota Kecil Elversberg Ciptakan Sejarah…

Setiawd : Tendangan Bebas Keras Modiba Jadikan Sundowns Tuan Rumah yang Menang…

Setiawd : Vinicius Bawa Madrid Menang, tapi Sevilla Tetap Bertahan Berkat Keajaiban…

Setiawd : Pesta Trofi Ternod PSG Rayakan Gelar Ligue 1 Kelima Beruntun,…

Scroll to Top