SETIANEWS Berita Bola Terkini Situs Setiawd

#setiawd

Tendangan Bebas Keras Modiba Jadikan Sundowns Tuan Rumah yang Menang Tipis, FAR Rabat Masih Simpan Asa

 

Mamelodi Sundowns membuka peluang meraih gelar Liga Champions CAF musim ini lewat kemenangan 1-0 atas FAR Rabat pada leg pertama final yang berlangsung di Pretoria. Gol semata wayang laga itu lahir dari tendangan bebas keras Aubrey Modiba pada menit ke-37, sebuah tembakan kaki kiri yang meledak dari sudut tajam, sempat ditepis kiper Ahmed Tagnaouti namun tak mampu sepenuhnya dibendung dan tetap bersarang di gawang. Itu menjadi gol perdana Modiba di kancah kompetisi Afrika, dan ia memilih panggung yang paling tepat untuk menorekannya.

Kemenangan tipis tersebut sejatinya bisa jauh lebih meyakinkan jika Sundowns mampu memanfaatkan rentetan peluang emas yang mereka ciptakan sekitar menit ke-60. Tiga kesempatan nyata terbuang sia-sia di periode krusial itu. Brayan Leon, penyerang yang telah mengemas 16 gol di seluruh kompetisi sejak bergabung hanya empat bulan lalu, gagal mengkonversi dua dari peluang tersebut menjadi gol. Kutlwano Letlhaku pun tak lebih beruntung, tembakannya berhasil digagalkan oleh Tagnaouti yang tampil gemilang sepanjang malam. FAR Rabat boleh dibilang beruntung hanya tertinggal satu gol hingga pertengahan babak kedua, mengingat betapa banyaknya ancaman yang mereka hadapi.

Drama tak berhenti sampai di situ. Lima menit menjelang peluit panjang, Teboho Mokoena nyaris menggandakan keunggulan Sundowns lewat tendangan bebas yang dengan keras membentur tiang gawang. Selisih satu gol pun bertahan hingga laga usai.

Pertandingan juga diwarnai gangguan teknis yang tidak biasa. Kick-off babak kedua tertunda hingga 25 menit akibat sistem VAR yang tidak berfungsi. Laga sempat dilanjutkan tanpa teknologi tersebut sebelum akhirnya VAR kembali beroperasi di pertengahan babak kedua, memungkinkan kompetisi berjalan kembali sesuai standar yang ditetapkan.

Pelatih Sundowns, Miguel Cardoso, mengakui laga berjalan luar biasa. “Pertandingan ini berlangsung fantastis,” ujarnya. Namun ia tidak mau terlena dengan keunggulan satu gol yang dibawa timnya ke leg kedua. Cardoso secara khusus mewanti-wanti bahaya serangan balik FAR Rabat dan menekankan pentingnya menjaga fokus penuh saat timnya bertandang ke Maroko dalam atmosfer yang dipastikan jauh lebih sulit. Motivasi Cardoso untuk meraih trofi ini juga terasa sangat personal — pelatih Portugal itu pernah kalah di dua final Liga Champions CAF berturut-turut, bersama Espérance pada 2024 dan bersama Sundowns sendiri musim lalu. Ia datang ke laga ini dengan tekad kuat untuk akhirnya meraih gelar yang selama ini lolos dari genggamannya.

Di kubu lawan, pelatih FAR Rabat Alexandre Santos memilih bersikap realistis sekaligus optimistis. Ia mengakui bahwa Sundowns adalah tim yang sangat tangguh, tetapi meyakini bahwa timnya akan tampil lebih dominan dan berbahaya ketika bermain di hadapan pendukung sendiri di Rabat. Santos tetap percaya bahwa FAR masih memiliki modal yang cukup untuk membalikkan keadaan dan menjadi juara Afrika.

Kedua klub kini sama-sama mengincar gelar Afrika yang kedua dalam sejarah mereka. FAR Rabat tercatat pernah menjuarai kompetisi ini pada 1985, sementara Sundowns meraih mahkota serupa pada 2016 dan dua kali harus puas sebagai runner-up. Bagi siapa pun yang keluar sebagai pemenang, hadiah finansial yang menanti sangat menggiurkan: juara berhak atas hadiah utama sebesar 6 juta dolar AS, sedangkan runner-up akan membawa pulang 4 juta dolar AS. Lebih dari sekadar uang, trofi ini juga menjadi tiket ke Piala Super CAF, di mana pemenang akan berhadapan dengan juara Piala Konfederasi CAF, USMA.

Leg kedua di Rabat akan menjadi penentu segalanya. Sundowns membawa modal keunggulan satu gol, tetapi Cardoso tahu betul bahwa perjalanan belum berakhir. FAR Rabat, dengan dukungan penuh suporternya di kandang, akan berusaha keras membuktikan kata-kata pelatih mereka.

HOT NEWS

TRENDING

West Ham Terjun ke Championship, Spurs Lolos dari Jurang Degradasi

Setiawd : Dari Divisi Empat ke Bundesliga, Kota Kecil Elversberg Ciptakan Sejarah…

Setiawd : Tendangan Bebas Keras Modiba Jadikan Sundowns Tuan Rumah yang Menang…

Setiawd : Vinicius Bawa Madrid Menang, tapi Sevilla Tetap Bertahan Berkat Keajaiban…

Setiawd : Pesta Trofi Ternod PSG Rayakan Gelar Ligue 1 Kelima Beruntun,…

Scroll to Top