#setiawd
Pesta Trofi Ternoda: PSG Rayakan Gelar Ligue 1 Kelima Beruntun, tapi Dipermalukan Paris FC di Laga Pamungkas
Paris Saint-Germain resmi mengangkat trofi Ligue 1 musim ini, mengamankan gelar juara Prancis kelima secara beruntun dan yang ke-14 sepanjang sejarah klub. Namun perayaan itu tak berlangsung sempurna. Di hadapan para pendukungnya sendiri di Stade Jean-Bouin, PSG justru menelan kekalahan 1-2 dari tetangga kota mereka, Paris FC, pada laga terakhir musim reguler — sebuah hasil yang mengganjal menjelang laga paling bergengsi: final Liga Champions melawan Arsenal.
Trofi Ligue 1 telah diserahkan sebelum pertandingan dimulai, menjadikan laga ini lebih terasa seperti seremoni perpisahan dengan musim domestik. Namun pelatih Luis Enrique tampaknya tidak sepenuhnya menurunkan skuad lapis kedua. Ia tetap memainkan sejumlah pemain penting, sebuah keputusan yang kemudian memunculkan kekhawatiran tersendiri ketika Ousmane Dembele harus ditarik keluar lapangan bahkan sebelum menit ke-30 akibat cedera. Kondisi winger andalan itu tentu menjadi perhatian besar mengingat jadwal final Liga Champions yang sudah menanti di depan mata.
Di atas lapangan, PSG sempat menunjukkan tanda-tanda akan meraih kemenangan seremonial yang manis. Bradley Barcola membawa tim tuan rumah unggul lebih dulu dan sempat memberi harapan bahwa laga penutup musim ini akan berakhir meriah. Namun Paris FC, yang baru saja menjalani musim pertama mereka kembali di divisi teratas, tidak datang sekadar untuk menjadi pelengkap pesta. Alimami Gory tampil sebagai pahlawan bagi tim tamu: ia pertama menyamakan kedudukan menjadi 1-1, lalu menuntaskan perlawanan dengan gol kemenangan yang dicetak pada masa tambahan waktu, membuat skor akhir menjadi 2-1 untuk Paris FC. Klub yang finis di posisi ke-11 klasemen itu pun menutup musim perdana mereka kembali di Ligue 1 dengan sebuah kemenangan bersejarah atas sang raja kompetisi.
Sementara itu, drama perebutan posisi dan tiket Eropa berlangsung sengit di seluruh penjuru Prancis pada hari yang sama. Lille memastikan posisi ketiga meski harus menelan kekalahan 0-2 dari Auxerre. Di bawah mereka, Lyon gagal memanfaatkan momen terakhir setelah dibantai 0-4 oleh Lens, dan harus puas finis di posisi keempat. Marseille menutup musim dengan lebih meyakinkan lewat kemenangan 3-1 atas Rennes, yang mengantarkan mereka ke posisi kelima.
Kekalahan Rennes dari Marseille itu sendiri membawa konsekuensi tersendiri dalam perebutan tiket kompetisi Eropa, sementara Monaco juga tak kurang dramatis. Tim dari Principauté itu akhirnya terpeleset dalam pertandingan yang luar biasa melawan Strasbourg: setelah sempat memimpin, Monaco justru kalah dengan skor akhir 4-5, sebuah hasil yang turut memengaruhi skenario perebutan tempat di Eropa antara Monaco dan Rennes.
Di zona bawah klasemen, ketegangan mencapai puncaknya dalam pertarungan bertahan hidup. Nice harus menerima kenyataan pahit setelah hanya bermain imbang 0-0 melawan Metz, sebuah hasil yang memaksa mereka untuk menjalani babak play-off degradasi demi mempertahankan tempat di Ligue 1 musim depan. Sebaliknya, Le Havre menghembuskan napas lega setelah berhasil mengamankan kemenangan 2-0 di kandang Lorient, hasil yang menyelamatkan mereka dari ancaman degradasi.
Hari terakhir Ligue 1 musim ini juga diwarnai insiden yang merusak citra persepakbolaan Prancis. Di Nantes, kerusuhan yang melibatkan suporter memaksa wasit menghentikan pertandingan antara tuan rumah dan Toulouse sebelum waktu normal berakhir. Kejadian ini menjadi catatan kelam di penghujung musim yang seharusnya menjadi pesta olahraga semata.
Bagi PSG sendiri, kekalahan atas Paris FC mungkin tidak mengubah apapun di papan klasemen, tetapi memberikan peringatan bahwa tidak ada laga yang bisa dianggap remeh. Kini, seluruh perhatian Louis Enrique dan skuadnya beralih sepenuhnya ke panggung Eropa, di mana mereka akan berhadapan dengan Arsenal dalam final Liga Champions — laga penentu yang akan menjadi ujian sesungguhnya dari musim luar biasa Paris Saint-Germain
-
25 Jul 2026Norwegia Siapkan Langkah Resmi ke FIFA, Skandal Balogun Dinilai Mengancam Integritas Permainan
-
25 Jul 2026Messi, Mbappe, dan Haaland Kuasai Tim Impian Piala Dunia 2026, Vozinha Jadi Simbol Kejutan Tanjung Verde
-
25 Jul 2026Medali Emas untuk Ibu: Momen Haru Nico Williams yang Menyentuh Tribun dan Menggema di Spanyol
-
21 Jul 2026Madrid Bersiap Menyambut La Roja, Juara Dunia yang Kembali Membawa Kebanggaan
-
21 Jul 2026Kevin Keegan Tutup Usia, Dunia Sepak Bola Kehilangan Legenda Besar Liverpool dan Inggris
-
21 Jul 2026Saka Hattrick, Mbappe Pecahkan Rekor, Inggris Tundukkan Prancis 6-4 dalam Laga Perebutan Tempat Ketiga yang Liar
-
17 Jul 2026Youri Tielemans Selangkah Lagi ke Manchester United, Transfer Rp1,17 Triliun Jadi Sorotan
-
14 Jul 2026Slaven Bilic Pulang ke Kursi Pelatih Kroasia Saat Era Baru Dimulai Seusai Kegagalan di Piala Dunia
-
14 Jul 2026Prancis Kenang Tragedi Nice dengan Mengheningkan Cipta Sebelum Duel Semifinal Kontra Spanyol
-
12 Jul 2026Saat Para Dewa Menjadi Manusia dan Messi Menolak Tunduk pada Waktu
HOT NEWS
TRENDING
SETIAWD Kevin Keegan Tutup Usia, Dunia Sepak Bola Kehilangan Legenda Besar Liverpool dan Inggris Setianews – Dunia sepak bola…
SETIAWD Youri Tielemans Selangkah Lagi ke Manchester United, Transfer Rp1,17 Triliun Jadi Sorotan Setianews – Manchester United dikabarkan semakin…
SETIAWD Fulham Resmi Tunjuk Alvaro Arbeloa, Era Baru Dimulai di Craven Cottage Setianews – Fulham resmi menunjuk Alvaro Arbeloa…
SETIAWD Forest Resmi Tunjuk Oliver Glasner, Membuka Lembaran Baru dengan Ambisi Besar Setianews – Nottingham Forest resmi menunjuk mantan…
SETIAWD West Ham Terjun ke Championship, Spurs Lolos dari Jurang Degradasi Setianews – West Ham United resmi terdegradasi dari Liga…
-
Chevalier Bersinar, PSG Tumbangkan Marseille untuk Angkat Trofi Champions Prancis
-
Fulham Tundukkan Chelsea 10 Pemain di Craven Cottage: Era Rosenior Dimulai dengan Pahit dari Tribun Penonton
-
Dua Gol Sesko Tak Selamatkan United: Era Pascapemecatan Amorim Dimulai dengan Hasil Imbang Pahit di Markas Burnley
-
Diallo Menyala, Gajah Perkasa: Pantai Gading Libas Burkina Faso 3-0 dan Tantang Mesir di Perempat Final
-
Torino Tikam Roma di Menit 90, Giallorossi Tersingkir 2-3 dari Coppa Italia
-
Ikone Membungkam Parc des Princes: Paris FC Singkirkan PSG, Derby Paris Hadirkan Kejutan Besar di Coupe de France
-
Maroko Libas Nigeria Lewat Drama Adu Penalti untuk Tembus Final Piala Afrika
-
City Dekati Marc Guehi: Kesepakatan Prinsip Disepakati di Tengah Krisis Pertahanan
-
Kane Pimpin Kebangkitan: Bayern Lumat Leipzig 5-1, Rekor Menggunung dan Jarak 11 Poin Terjaga
-
Kembali ke Oranje: Van Nistelrooy Siap Asah Tajam Belanda Menuju Piala Dunia 2026
-
Ulangan Final yang Membara: Chelsea Menjamu Manchester United di Babak Kelima Piala FA Wanita
-
Finalissima 2026 di Lusail: Tiket Spanyol vs Argentina Mulai Dijual 25 Februari, Qatar Gelar Pesta Sepak Bola Sepekan
-
Salah Kembali, Liverpool Lumat Marseille 3-0
-
Tiga Menit Ajaib Kane, Bayern 10 Pemain Melaju ke 16 Besar Liga Champions
-
Drama di Emirates: Roket Cunha Guncang Arsenal, Perebutan Gelar Kian Memanas
-
Carrick Tetap Membumi: Euforia Derby Diredam, United Menatap Ujian Berat di Markas Arsenal
-
City Bangkit di Etihad: Marmoush–Semenyo Antar Kemenangan, Tekanan ke Arsenal Meningkat
-
Delapan Sempurna: Arsenal Sapu Bersih Fase Liga Champions, Kunci Puncak Klasemen Usai Tundukkan Kairat 3-2
-
Blatter Dukung Seruan Fans Hindari Piala Dunia di AS, Isu Keamanan Memanas
-
Trubin Menanduk Mimpi Madrid: Benfica Libas 4-2, Arbeloa Didorong ke Jalur Play-off Liga Champions