# SETIAWD
Hantam Metz 3-0, Lens Hembuskan Napas Panas ke Leher PSG
Setianews – Lens kembali menghidupkan perebutan gelar Ligue 1 dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Metz yang sedang terpuruk, hasil yang memangkas jarak menjadi hanya satu poin dari pemuncak klasemen Paris Saint-Germain. Di tengah tekanan menuju fase krusial musim, Les Sang et Or memanfaatkan momentum sebaik mungkin setelah PSG tersandung 1-3 di kandang melawan Monaco pada hari Jumat, membuka kembali peluang dalam perburuan titel yang semula tampak menjauh.
Tuan rumah tampil tegas sejak awal dan menjaga intensitas hingga jeda. Kerja keras mereka terbayar menjelang akhir babak pertama ketika Saud Abdulhamid, bek timnas Arab Saudi, muncul sebagai pembuka skor. Gol tersebut mengubah ritme laga, memberi kepercayaan diri ekstra dan memaksa Metz—yang datang dengan beban panjang tanpa kemenangan—untuk mengambil risiko lebih besar setelah turun minum. Keberanian itu justru dimanfaatkan Lens dengan efektif. Hanya beberapa saat memasuki babak kedua, Florian Thauvin menggandakan keunggulan melalui penyelesaian yang rapi, menegaskan superioritas tuan rumah dalam kecepatan transisi dan ketajaman pada momen-momen penting.
Tekanan tak mengendur. Pada menit ke-52, Amadou Haidara memastikan tiga poin lewat gol yang mengunci hasil pertandingan. Dengan keunggulan tiga gol, Lens mengelola sisa waktu dengan matang, membatasi ruang gerak lawan sambil menjaga struktur permainan. Kemenangan ini menjadi yang pertama dalam tiga laga terakhir, sebuah respons yang dibutuhkan untuk menjaga napas perebutan gelar dan memulihkan rasa percaya setelah periode yang kurang stabil. Lebih dari sekadar skor telak, performa menyeluruh Lens menegaskan kualitas kolektif mereka: disiplin dalam organisasi, tajam di lini depan, dan efektif dalam mematikan perlawanan lawan.
Bagi Metz, sore yang pahit ini menambah panjang daftar kekecewaan. Meski sempat mengalahkan Lens pada pertemuan awal musim—yang kala itu menjadi sinyal positif—mereka kini tertahan di dasar klasemen dan belum pernah menang di liga sejak November. Dari 13 pertandingan terakhir, hanya dua poin yang mampu dikumpulkan, sebuah catatan yang mencerminkan rapuhnya kestabilan performa serta sulitnya keluar dari spiral hasil buruk. Kelemahan dalam bertahan, minimnya kreativitas di sepertiga akhir, dan ketidakmampuan memanfaatkan peluang tipis memperbesar jurang antara harapan dan kenyataan yang dihadapi skuat asuhan pelatih mereka saat ini.
Hasil di laga ini juga bergaung luas di puncak klasemen. Kekalahan PSG dari Monaco menjadi konteks penting yang mengangkat nilai kemenangan Lens. Dengan kompetisi memasuki periode penentu, jarak satu poin menghadirkan tekanan psikologis yang berbeda: setiap pertandingan terasa seperti final, dan margin kesalahan menyempit. Lens menunjukkan bahwa mereka siap menempel ketat, sementara PSG dituntut memberikan reaksi cepat agar tidak terseret dalam dinamika negatif yang bisa dimanfaatkan para pesaing.
Di tempat lain, Marseille bangkit dari kekecewaan setelah tersingkir di Piala Prancis pada tengah pekan oleh Toulouse. Les Olympiens meraih kemenangan 1-0 di liga pada hari Sabtu berkat gol tunggal Mason Greenwood, hasil yang mengembalikan stabilitas dan menjaga mereka dalam persaingan papan atas. Namun posisi itu masih rawan digeser: Lyon berpeluang merebut kembali peringkat ketiga dari Marseille pada Minggu malam jika mampu menaklukkan Paris FC, menyiapkan babak baru dalam persaingan untuk zona Eropa yang tak kalah sengit dibanding perebutan titel.
Secara keseluruhan, kemenangan 3-0 atas Metz bukan sekadar tambahan tiga poin bagi Lens. Ini adalah pernyataan ambisi dan ketahanan mental dalam perburuan gelar yang mulai memanas. Dengan lini serang yang kembali produktif, pertahanan yang solid, dan momentum yang berpihak, Lens kini berdiri hanya selangkah di belakang PSG. Sementara itu, Metz harus segera menemukan solusi agar tidak semakin terbenam. Musim masih panjang untuk menulis akhir cerita, namun akhir pekan ini menggeser narasi: tekanan kini berpindah, dan puncak klasemen kembali bergetar.
-
28 May 2026Satu Pemain Haiti di Tanah Krisis, Menunggu Visa demi Panggung Dunia
-
27 May 2026Messi Tertatih dan Argentina Menahan Napas: Drama Cedera sang Kapten di Ambang Piala Dunia 2026
-
27 May 2026Pochettino Umumkan 26 Nama Pilihan Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026, Pulisic dan Reyna Masuk, Spekulasi Panjang Pun Berakhir
-
26 May 2026West Ham Terjun ke Championship, Spurs Lolos dari Jurang Degradasi
-
24 May 2026Penantian Tiga Dekade Berakhir di Tepi Bosporus: Aston Villa Merajai Eropa dengan Kemenangan Gilang-Gemilang atas Freiburg
-
24 May 2026Mimpi Wembley Kandas di Balik Pohon: Skandal Mata-Mata Southampton yang Mengubah Segalanya
-
20 May 2026Setiawd : Dari Divisi Empat ke Bundesliga, Kota Kecil Elversberg Ciptakan Sejarah yang Tak Terbayangkan
-
20 May 2026Setiawd : Tendangan Bebas Keras Modiba Jadikan Sundowns Tuan Rumah yang Menang Tipis, FAR Rabat Masih Simpan Asa
-
20 May 2026Setiawd : Vinicius Bawa Madrid Menang, tapi Sevilla Tetap Bertahan Berkat Keajaiban dari Tempat Lain
-
20 May 2026Setiawd : Pesta Trofi Ternod PSG Rayakan Gelar Ligue 1 Kelima Beruntun, tapi Dipermalukan Paris FC di Laga Pamungkas
HOT NEWS
TRENDING
SETIAWD West Ham Terjun ke Championship, Spurs Lolos dari Jurang Degradasi Setianews – West Ham United resmi terdegradasi dari Liga…
#setiawd Dari Divisi Empat ke Bundesliga, Kota Kecil Elversberg Ciptakan Sejarah yang Tak Terbayangkan SV Elversberg akhirnya meraih mimpi…
#setiawd Tendangan Bebas Keras Modiba Jadikan Sundowns Tuan Rumah yang Menang Tipis, FAR Rabat Masih Simpan Asa Mamelodi Sundowns…
#setiawd Vinicius Bawa Madrid Menang, tapi Sevilla Tetap Bertahan Berkat Keajaiban dari Tempat Lain Real Madrid mengakhiri laga kandang…
#setiawd Pesta Trofi Ternoda: PSG Rayakan Gelar Ligue 1 Kelima Beruntun, tapi Dipermalukan Paris FC di Laga Pamungkas Paris…
-
Chevalier Bersinar, PSG Tumbangkan Marseille untuk Angkat Trofi Champions Prancis
-
Fulham Tundukkan Chelsea 10 Pemain di Craven Cottage: Era Rosenior Dimulai dengan Pahit dari Tribun Penonton
-
Dua Gol Sesko Tak Selamatkan United: Era Pascapemecatan Amorim Dimulai dengan Hasil Imbang Pahit di Markas Burnley
-
Diallo Menyala, Gajah Perkasa: Pantai Gading Libas Burkina Faso 3-0 dan Tantang Mesir di Perempat Final
-
Torino Tikam Roma di Menit 90, Giallorossi Tersingkir 2-3 dari Coppa Italia
-
Ikone Membungkam Parc des Princes: Paris FC Singkirkan PSG, Derby Paris Hadirkan Kejutan Besar di Coupe de France
-
Maroko Libas Nigeria Lewat Drama Adu Penalti untuk Tembus Final Piala Afrika
-
City Dekati Marc Guehi: Kesepakatan Prinsip Disepakati di Tengah Krisis Pertahanan
-
Kembali ke Oranje: Van Nistelrooy Siap Asah Tajam Belanda Menuju Piala Dunia 2026
-
Kane Pimpin Kebangkitan: Bayern Lumat Leipzig 5-1, Rekor Menggunung dan Jarak 11 Poin Terjaga
-
Finalissima 2026 di Lusail: Tiket Spanyol vs Argentina Mulai Dijual 25 Februari, Qatar Gelar Pesta Sepak Bola Sepekan
-
Ulangan Final yang Membara: Chelsea Menjamu Manchester United di Babak Kelima Piala FA Wanita
-
Salah Kembali, Liverpool Lumat Marseille 3-0
-
Tiga Menit Ajaib Kane, Bayern 10 Pemain Melaju ke 16 Besar Liga Champions
-
Carrick Tetap Membumi: Euforia Derby Diredam, United Menatap Ujian Berat di Markas Arsenal
-
Drama di Emirates: Roket Cunha Guncang Arsenal, Perebutan Gelar Kian Memanas
-
City Bangkit di Etihad: Marmoush–Semenyo Antar Kemenangan, Tekanan ke Arsenal Meningkat
-
Delapan Sempurna: Arsenal Sapu Bersih Fase Liga Champions, Kunci Puncak Klasemen Usai Tundukkan Kairat 3-2
-
Trubin Menanduk Mimpi Madrid: Benfica Libas 4-2, Arbeloa Didorong ke Jalur Play-off Liga Champions
-
Blatter Dukung Seruan Fans Hindari Piala Dunia di AS, Isu Keamanan Memanas