SETIAWD
Tendangan Bebas Alvarez dan Dinginnya Sorloth Hancurkan Barcelona Sepuluh Orang di Camp Nou
Setianews – Malam di Camp Nou menyimpan segalanya — ketegangan, drama, kartu merah, dan gol-gol yang menentukan nasib. Atletico Madrid keluar sebagai pemenang leg pertama perempat final Liga Champions dengan kemenangan 2-0 atas Barcelona yang harus bermain dengan sepuluh pemain, menempatkan tim asuhan Diego Simeone dalam posisi yang amat menggiurkan menjelang leg kedua.
Pemimpin klasemen La Liga itu tampil percaya diri sejak awal dalam duel sesama tim Spanyol yang digelar di markas Barcelona tersebut. Namun jalannya pertandingan tidak sesederhana angka akhirnya. Barcelona sempat menguasai ritme permainan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya, sebelum sebuah momen kecerobohan dari bek muda mereka, Pau Cubarsi, secara dramatis mengubah keseimbangan laga menjelang akhir babak pertama.
Cubarsi, bek tengah berusia 19 tahun yang tengah tumbuh menjadi salah satu bek paling menjanjikan Eropa, membuat keputusan fatal saat mengejar Giuliano Simeone — putra sang pelatih — yang berlari bebas menuju gawang setelah menerima bola terobosan dari Julian Alvarez. Dengan kiper Joan Garcia sudah tersalip, Cubarsi menerabas tubuh Giuliano dari belakang dan menjatuhkannya. Wasit asal Rumania, Istvan Kovacs, semula hanya mengeluarkan kartu kuning, tetapi setelah tinjauan VAR yang berlangsung beberapa menit, keputusan itu diubah menjadi kartu merah. Barcelona pun harus bermain dengan sepuluh orang untuk hampir seluruh sisa pertandingan.
Belum sempat tuan rumah mengumpulkan kembali mental mereka, Alvarez sudah berdiri di belakang bola tendangan bebas. Pemain internasional Argentina yang belakangan banyak dikaitkan dengan kepindahan ke Barcelona itu melepaskan tendangan melengkung keras ke sudut atas gawang, sama sekali tak terjangkau oleh Garcia. Atletico unggul 1-0 sebelum wasit meniup peluit tanda jeda babak pertama.
Sebelum drama pengusiran itu terjadi, Barcelona sejatinya tampil mengesankan. Marcus Rashford, yang dipinjamkan dari Manchester United dan menjadi ancaman utama di sisi kiri, terus-menerus membuat Nahuel Molina kerepotan. Pemain internasional Inggris itu sempat melepaskan tendangan voli yang sedikit melenceng dan satu tembakan mendatar ke sudut bawah gawang yang tampak sudah mengarah ke gol, tetapi dianulir karena Lamine Yamal berada dalam posisi offside saat serangan dimulai. Rashford juga telah menguji kiper Juan Musso di awal laga dalam kesempatan yang tercipta, tetapi kiper Argentina itu tampil sigap.
Di sisi lain, Atletico terlihat menyiapkan skema khusus untuk meredam Yamal. Bintang muda berusia 18 tahun itu dikawal ketat oleh banyak pemain bertahan dari sisi kanan, sehingga membuka lebih banyak ruang bagi Rashford untuk bergerak bebas. Meski dikepung tiga bek Atletico, Yamal menunjukkan keterampilan individu yang luar biasa untuk lolos dari cengkeraman mereka, tetapi tembakannya akhirnya diblokir oleh Robin Le Normand. Sementara itu, dari kubu Atletico, Alvarez sendiri juga sempat menguji Garcia sebelum gol tendangan bebasnya tercipta.
Koke, gelandang veteran Atletico, beruntung masih bisa melanjutkan laga setelah beberapa kali melanggar Dani Olmo, Pedri, dan Yamal secara beruntun. Semuanya hanya berbuah kartu kuning, dan keputusan wasit itu memancing kemarahan para pendukung Barcelona di tribune. Antoine Griezmann, yang tampil melawan mantan timnya sendiri, juga tidak terlihat dalam kondisi terbaiknya dan gagal memberikan dampak yang berarti di lini serang Atletico pada babak pertama. Memasuki babak kedua, pelatih Hansi Flick bergerak cepat dan berani meski timnya baru saja kehilangan satu pemain. Ia menarik keluar Robert Lewandowski yang tampil jauh di bawah standar biasanya, serta Pedri yang sudah mengantongi kartu kuning, dan memasukkan Gavi bersama Fermin Lopez untuk menghadirkan energi dan intensitas di lini tengah. Pergantian itu terbukti efektif. Barcelona terus berjuang keras meski bermain dengan sepuluh orang dan tidak berhenti menciptakan peluang, dengan Rashford tetap menjadi sosok paling mengancam.
Yamal mengirimkan umpan terobosan apik kepada Rashford yang sudah berhasil melewati Musso, tetapi tembakan penyerang Inggris itu hanya membentur jaring samping gawang dalam kondisi yang sebetulnya cukup sulit. Le Normand kemudian menjatuhkan Yamal di tepi kotak penalti, dan tendangan bebas Rashford yang dilepaskan dengan penuh keyakinan kembali digagalkan oleh Musso.
Ketika Barcelona terlihat semakin menekan dan membuka peluang untuk memperkecil ketertinggalan, Atletico justru kembali menyerang balik dan mencetak gol yang membungkam Camp Nou. Griezmann dan Matteo Ruggieri bekerja sama membangun serangan dari sisi kiri, dan Ruggieri mengirimkan umpan silang terukur ke mulut gawang. Di sana sudah berdiri Alexander Sorloth, penyerang berbadan jangkung yang mengalahkan duel udara dengan Gerard Martin sebelum melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihentikan oleh Garcia. Skor berubah menjadi 2-0 dan harapan Barcelona semakin menipis.
Musso masih harus berjibaku sekali lagi untuk menepis upaya Joao Cancelo dan Yamal yang mencoba mencetak gol hiburan, tetapi Barcelona tidak pernah berhasil menembus gawang Atletico hingga peluit panjang berbunyi. Kemenangan 2-0 itu menjadi milik Atletico sepenuhnya.
Hasil ini menjadi kabar manis bagi Diego Simeone dan para pemainnya yang kini mengincar tempat di semifinal. Atletico adalah tim yang pernah menembus final Liga Champions dua kali — pada 2014 dan 2016 — tetapi selalu tersandung di hadapan rival sekota mereka, Real Madrid. Trofi paling bergengsi di Eropa itu hingga kini masih menjadi satu-satunya mimpi besar yang belum terwujud bagi klub dari ibu kota Spanyol tersebut.
Di sisi lain, Barcelona — yang musim lalu mencapai babak semifinal — kini menghadapi tugas yang teramat berat. Mereka perlu melakukan comeback luar biasa di Madrid, Selasa depan, jika ingin tetap memiliki peluang meraih trofi yang terakhir kali mereka angkat pada tahun 2015. Terlebih lagi, pertemuan ini adalah yang kedua dari tiga pertemuan kedua tim dalam rentang dua minggu saja, setelah sebelumnya Atletico juga menyingkirkan Barcelona dari Copa del Rey di babak semifinal pada bulan Maret. Momentum sepenuhnya berada di tangan Atletico, dan Barcelona tahu betul bahwa malam di Madrid nanti tidak akan memberi banyak ruang untuk kesalahan.
-
13 Apr 2026Sejarah Tercipta di Berlin: Marie-Louise Eta, Perempuan Pertama yang Memimpin Klub Pria di Lima Liga Top Eropa
-
10 Apr 2026Gol Bunuh Diri Fernandes Selamatkan Forest, Duel Sengit di Porto Berakhir Imbang
-
10 Apr 2026Tendangan Bebas Alvarez dan Dinginnya Sorloth Hancurkan Barcelona Sepuluh Orang di Camp Nou
-
08 Apr 2026Di Bawah Bayang-Bayang Paris, Slot dan Liverpool Bertaruh untuk Kebangkitan
-
07 Apr 2026James Rodriguez Kembali Berlatih, Minnesota United Tepis Isu Kondisi Mengancam Jiwa
-
07 Apr 2026Malam Penentuan di Lisbon: Arsenal Bawa Luka dan Ambisi ke Kandang Sporting demi Selamatkan Musim
-
06 Apr 2026Lewandowski dan Bencana Mallorca: Malam yang Mengubah Peta La Liga, Barcelona Tujuh Poin di Puncak
-
04 Apr 2026Pesta Gol di Kandang Baru, Legenda Hidup di Atas Lapangan: Barcelona Hancurkan Madrid dan Melaju ke Semifinal Liga Champions Wanita
-
03 Apr 2026Tiga Kali Absen dari Piala Dunia, Gravina Akhirnya Menyerah: Sepak Bola Italia di Ambang Krisis Terdalamnya
-
01 Apr 2026Empat Dekade Penantian Berakhir: Irak Singkirkan Bolivia dan Rebut Tiket Terakhir Piala Dunia
HOT NEWS
TRENDING
SETIAWD Manchester City Bangkit dan Hancurkan Chelsea di Stamford Bridge, Perburuan Gelar Liga Premier Kembali Membara Setianews – Ada…
SETIAWD Sejarah Tercipta di Berlin: Marie-Louise Eta, Perempuan Pertama yang Memimpin Klub Pria di Lima Liga Top Eropa Setianews…
SETIAWD Tendangan Bebas Alvarez dan Dinginnya Sorloth Hancurkan Barcelona Sepuluh Orang di Camp Nou Setianews – Malam di Camp…
SETIAWD Di Bawah Bayang-Bayang Paris, Slot dan Liverpool Bertaruh untuk Kebangkitan Setianews – Arne Slot berdiri di hadapan para…
SETIAWD Malam Penentuan di Lisbon: Arsenal Bawa Luka dan Ambisi ke Kandang Sporting demi Selamatkan Musim Setianews – Arsenal…
-
Chevalier Bersinar, PSG Tumbangkan Marseille untuk Angkat Trofi Champions Prancis
-
Fulham Tundukkan Chelsea 10 Pemain di Craven Cottage: Era Rosenior Dimulai dengan Pahit dari Tribun Penonton
-
Dua Gol Sesko Tak Selamatkan United: Era Pascapemecatan Amorim Dimulai dengan Hasil Imbang Pahit di Markas Burnley
-
Diallo Menyala, Gajah Perkasa: Pantai Gading Libas Burkina Faso 3-0 dan Tantang Mesir di Perempat Final
-
Ikone Membungkam Parc des Princes: Paris FC Singkirkan PSG, Derby Paris Hadirkan Kejutan Besar di Coupe de France
-
Torino Tikam Roma di Menit 90, Giallorossi Tersingkir 2-3 dari Coppa Italia
-
Maroko Libas Nigeria Lewat Drama Adu Penalti untuk Tembus Final Piala Afrika
-
City Dekati Marc Guehi: Kesepakatan Prinsip Disepakati di Tengah Krisis Pertahanan
-
Ulangan Final yang Membara: Chelsea Menjamu Manchester United di Babak Kelima Piala FA Wanita
-
Kembali ke Oranje: Van Nistelrooy Siap Asah Tajam Belanda Menuju Piala Dunia 2026
-
Kane Pimpin Kebangkitan: Bayern Lumat Leipzig 5-1, Rekor Menggunung dan Jarak 11 Poin Terjaga
-
Finalissima 2026 di Lusail: Tiket Spanyol vs Argentina Mulai Dijual 25 Februari, Qatar Gelar Pesta Sepak Bola Sepekan
-
Salah Kembali, Liverpool Lumat Marseille 3-0
-
Tiga Menit Ajaib Kane, Bayern 10 Pemain Melaju ke 16 Besar Liga Champions
-
Carrick Tetap Membumi: Euforia Derby Diredam, United Menatap Ujian Berat di Markas Arsenal
-
City Bangkit di Etihad: Marmoush–Semenyo Antar Kemenangan, Tekanan ke Arsenal Meningkat
-
Drama di Emirates: Roket Cunha Guncang Arsenal, Perebutan Gelar Kian Memanas
-
Trubin Menanduk Mimpi Madrid: Benfica Libas 4-2, Arbeloa Didorong ke Jalur Play-off Liga Champions
-
Blatter Dukung Seruan Fans Hindari Piala Dunia di AS, Isu Keamanan Memanas
-
Delapan Sempurna: Arsenal Sapu Bersih Fase Liga Champions, Kunci Puncak Klasemen Usai Tundukkan Kairat 3-2