SETIANEWS Berita Bola Terkini Situs Setiawd

SETIAWD

Esposito Mengunci Kemenangan Italia, Asa Perempat Final Tetap Menyala

 

Setianews – Italia menutup rangkaian awal perjalanan mereka di UEFA Nations League dengan hasil yang meyakinkan setelah menundukkan Turki 3-1 di Stadion Dall’Ara, Bologna. Kemenangan tersebut menjaga peluang Azzurri untuk menembus perempat final, sekaligus memberi dorongan penting bagi skuad Roberto Mancini yang masih menjalani proses pembangunan kembali.

Laga ini tidak berjalan mudah bagi Italia. Turki, meski datang dengan sejumlah pemain penting yang absen, tetap memperlihatkan permainan agresif dan berani menekan sejak menit-menit awal. Tim tamu bahkan sempat menciptakan ancaman yang memaksa Gianluigi Donnarumma bekerja keras di bawah mistar. Kiper Italia itu harus bereaksi cepat untuk menggagalkan dua upaya berbahaya dari Ozan Kabak dan Salih Ozcan.

Di tengah awal pertandingan yang relatif lambat, Italia perlahan menemukan ritme permainan mereka. Dukungan publik Bologna membantu tuan rumah meningkatkan intensitas serangan dan menguasai lebih banyak penguasaan bola. Tekanan itu akhirnya menghasilkan gol pembuka pada menit ke-26. Giovanni Di Lorenzo melepaskan umpan silang melengkung dari sisi kanan yang sempat berubah arah sebelum Gianluca Scamacca menyelesaikannya dengan baik untuk membawa Italia unggul.

Gol tersebut menjadi catatan penting bagi Scamacca karena merupakan gol internasional keduanya. Penyerang Atalanta itu mengaku lebih puas terhadap hasil tim daripada sekadar pencapaian pribadinya. Menurutnya, kemenangan sangat dibutuhkan Italia dalam situasi persaingan grup yang ketat, terlebih karena Turki dikenal sebagai tim yang agresif dan sulit dihadapi.

Keunggulan 1-0 membuat Italia lebih percaya diri, tetapi Turki tidak kehilangan semangat. Setelah jeda, mereka kembali tampil berani dan mencoba mengeksploitasi ruang di sisi lapangan. Usaha itu membuahkan hasil tidak lama setelah pertandingan melewati satu jam. Zeki Celik melakukan pergerakan apik dari sisi kanan sebelum mengirimkan umpan ke area berbahaya. Aral Simsir menyambutnya dengan penyelesaian keras untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Gol penyeimbang itu sempat membuat Italia berada dalam tekanan. Namun, respons Azzurri datang dengan cepat dan menunjukkan mental yang dibutuhkan dalam pertandingan besar. Hanya beberapa menit setelah Turki menyamakan skor, Italia kembali unggul melalui Riccardo Calafiori. Mantan pemain Bologna tersebut menyambut umpan dari situasi tendangan bebas dengan sundulan yang mengembalikan keunggulan tuan rumah.

Italia kemudian memastikan kemenangan tiga menit sebelum peluit akhir. Pio Esposito menjadi penentu lewat gol yang membuat skor berubah menjadi 3-1. Gol itu merupakan gol ketujuh Esposito dalam 13 penampilan, sebuah catatan yang menegaskan kontribusinya di lini serang. Selebrasi publik Dall’Ara pun menjadi penutup yang pantas untuk laga yang sempat berlangsung menegangkan tersebut.

Mancini mengakui timnya mengalami kelelahan setelah melakukan banyak perubahan dalam susunan pemain. Ia memberi kesempatan sejak awal kepada Alessandro Romano dan Issa Doumbia di lini tengah, serta memasang Antonio Vergara di sisi sayap meski pemain tersebut sebelumnya belum pernah tampil. Meski demikian, sang pelatih menilai anak asuhnya mampu bereaksi dengan baik setelah kebobolan dan segera menemukan kembali jalan untuk mencetak gol.

Kemenangan atas Turki menempatkan Italia di peringkat kedua Grup A1. Azzurri tertinggal tiga poin dari Prancis yang memimpin klasemen, tetapi masih unggul satu poin atas Belgia. Posisi tersebut membuat pertandingan tandang ke Belgia akan menjadi ujian yang sangat penting dalam perjuangan mempertahankan tempat di zona perempat final.

Bagi Turki, hasil ini memperpanjang masa sulit mereka di grup. Tim asuhan Vincenzo Montella masih berada di dasar klasemen dan belum mengoleksi poin pertama. Absennya Arda Guler akibat skorsing, serta Kenan Yildiz dan Hakan Calhanoglu karena cedera, jelas mengurangi pilihan yang dimiliki Montella. Meski demikian, penampilan mereka di Bologna menunjukkan bahwa Turki masih memiliki daya juang untuk memberi perlawanan kepada lawan yang lebih diunggulkan.

Untuk Italia, kemenangan ini memiliki arti lebih dari sekadar tiga poin. Dalam periode baru di bawah Mancini, Azzurri membutuhkan hasil positif untuk membangun keyakinan dan identitas permainan. Setelah sebelumnya menang 4-1 atas Turki dan bermain imbang 1-1 melawan Prancis di Paris, keberhasilan mengalahkan Turki di Bologna memperlihatkan bahwa Italia masih mampu bangkit, beradaptasi, dan menjaga asa mereka tetap hidup di UEFA Nations League.

HOT NEWS

TRENDING

Manchester United Dipermalukan Bournemouth 0-3 di Old Trafford, Kursi Michael Carrick Makin…

Manchester City Libas AEK Athens 5-1 dan Bangkit di Liga Champions

Manchester United Gagal Bangkit! Leeds Comeback

Andy Burnham Siap Buka-bukaan soal Hubungannya dengan Manchester City

Arsenal Tunjukkan Mental Juara! Tekuk Leeds 2-1, The Gunners Tempel Ketat Manchester…

Scroll to Top